ESC : ( Tutup Form )

Jalur Maut Mediterania Telan Korban, Sedikitnya 50 Migran Hilang


Jumat, 17  Juli  2026 - 16:25 WIB

Jalur Maut Mediterania Telan Korban, Sedikitnya 50 Migran Hilang
Foto Berita

TOBRUK - Tragedi terjadi di Laut Mediterania setelah sebuah kapal yang mengangkut sekitar 60 migran, termasuk perempuan dan anak-anak, terbalik di lepas pantai timur Libya. Sedikitnya 50 orang dilaporkan hilang saat kapal tersebut berlayar menuju Eropa.


Otoritas Penjaga Pantai Libya timur menyatakan kecelakaan terjadi pada Selasa di dekat Pulau Bardaa, tidak jauh dari Kota Tobruk. Sebanyak 10 orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke Pulau Bardaa, sementara pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan.


Menurut otoritas setempat, para penumpang merupakan migran yang berusaha menyeberangi Laut Mediterania untuk mencapai Eropa. Hingga kini, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk menemukan penumpang yang belum diketahui nasibnya.


Insiden ini menambah panjang daftar tragedi maritim di perairan Libya, yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik keberangkatan utama bagi migran dari Afrika dan Timur Tengah menuju Eropa. Pada bulan lalu, kecelakaan kapal serupa di wilayah yang sama juga menyebabkan 51 migran tewas atau hilang.


Libya terus menjadi jalur transit utama bagi migran sejak negara itu dilanda konflik setelah pemberontakan yang didukung NATO pada 2011, yang berujung pada terguling dan tewasnya pemimpin lama, Moammar Gadhafi. Ketidakstabilan politik yang berkepanjangan membuat jaringan penyelundup manusia leluasa beroperasi di kawasan tersebut.


Para penyelundup umumnya menggunakan perahu kecil yang kelebihan muatan dan tidak layak berlayar untuk mengangkut para migran. Kondisi tersebut menjadikan rute Mediterania sebagai salah satu jalur migrasi paling mematikan di dunia.


Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mencatat lebih dari 800 migran tewas atau hilang di jalur Mediterania tengah sepanjang periode 1 Januari hingga 16 Mei 2026. Sementara itu, sepanjang 2025, lebih dari 1.300 migran dilaporkan tewas atau hilang di jalur yang sama, menunjukkan tingginya risiko yang terus dihadapi para pencari suaka dan migran yang berupaya mencapai Eropa.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com