
NTT - Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 75 orang meninggal dunia hingga Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB.
Angka tersebut bertambah empat orang dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 71 korban jiwa. Tambahan korban berasal dari Kabupaten Sikka sebanyak dua orang, Manggarai satu orang, dan Nagekeo satu orang.
Selain korban meninggal, BNPB mencatat 907 orang mengalami luka-luka. Sebanyak sembilan korban luka tambahan dilaporkan berasal dari Kabupaten Ngada.
Jumlah warga yang mengungsi juga mengalami peningkatan cukup tajam seiring masih terjadinya gempa susulan.
BNPB mencatat 92.735 jiwa telah mengungsi, meningkat dari sebelumnya 59.647 jiwa.
Kenaikan jumlah pengungsi terbesar tercatat di Nagekeo sebanyak 21.883 jiwa. Sementara itu, Kabupaten Manggarai mengalami tambahan 9.649 pengungsi dan Manggarai Barat bertambah 1.556 jiwa.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan logistik bagi masyarakat terdampak terus meningkat.
BNPB melalui Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta, terus mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak. Distribusi dilakukan melalui Bandara Labuan Bajo dan Bandara Maumere.
Dalam periode 15-20 Agustus 2026, total bantuan yang telah dikirim mencapai 729 ton. Bantuan tersebut berasal dari Dana Siap Pakai (DSP), BNPB, serta sejumlah donasi.
Bantuan mencakup kebutuhan pangan dan nonpangan. Untuk pangan, pemerintah menyalurkan antara lain sembako, makanan siap saji, obat-obatan, dan mi instan. Sementara bantuan nonpangan terdiri atas tenda, matras, selimut, kasur, hingga generator listrik.
Gempa utama terjadi pada Sabtu (15/8/2026) dengan kekuatan M7,7. Pemerintah Provinsi NTT kemudian menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi untuk periode 15-28 Agustus 2026.
Hingga Kamis sore, BNPB mencatat sebanyak 3.752 gempa susulan telah terjadi.
Dengan aktivitas seismik yang masih tinggi, masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas. Warga juga diimbau tetap siap menghadapi kemungkinan terjadinya gempa susulan berikutnya.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |