
CARACAS - Pemerintah Venezuela melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang negara tersebut pada 24 Juni 2026 terus bertambah. Hingga pembaruan terbaru, korban jiwa tercatat mencapai 4.930 orang.
Data resmi yang disampaikan pemerintah melalui Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyebutkan sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka, sementara 6.462 warga berhasil dievakuasi dan diselamatkan.
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, jumlah korban meninggal meningkat sebanyak 101 orang. Sementara itu, angka korban yang berhasil diselamatkan belum mengalami perubahan.
Dampak bencana juga menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal. Sebanyak 17.907 orang dilaporkan masih mengungsi, sedangkan lebih dari 21 ribu warga kini ditampung di 107 lokasi penampungan sementara yang disediakan pemerintah.
Kerusakan infrastruktur akibat gempa turut menjadi perhatian. Pemerintah mencatat sedikitnya 856 bangunan mengalami kerusakan, dengan 190 di antaranya runtuh sepenuhnya.
Untuk mempercepat proses penanganan darurat, operasi kemanusiaan melibatkan sekitar 2.278 personel penyelamat dari berbagai negara, didukung 30.989 petugas dari instansi pemerintah serta 31.745 relawan.
Pemerintah Venezuela masih menetapkan status darurat nasional sejak gempa kembar terjadi. Bersamaan dengan itu, bantuan internasional terus mengalir dalam bentuk tim penyelamat maupun bantuan kemanusiaan guna mendukung proses evakuasi, penanganan korban, dan pemulihan wilayah terdampak.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |