
CARACAS - Jumlah korban meninggal akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 terus bertambah. Data terbaru menunjukkan sedikitnya 4.118 orang kehilangan nyawa, sementara 16.740 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, ribuan warga masih dinyatakan hilang.
Bencana tersebut dipicu oleh dua gempa besar yang terjadi dalam selang waktu kurang dari satu menit. Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 menyusul gempa pertama bermagnitudo 7,2 hanya sekitar 39 detik kemudian. Guncangan hebat itu menghancurkan banyak bangunan, termasuk kompleks apartemen bertingkat di negara bagian pesisir La Guaira.
Meski operasi pencarian korban selamat telah dihentikan, keluarga korban masih berupaya menemukan kerabat mereka di antara puing-puing bangunan untuk dapat dimakamkan secara layak.
Di sisi lain, pemerintah Venezuela berusaha mencari dukungan dana guna mempercepat proses pemulihan. Presiden sementara Delcy Rodriguez meminta pemerintah Inggris mencairkan sekitar 30 ton cadangan emas milik Venezuela yang masih dibekukan agar dapat dimanfaatkan untuk rekonstruksi wilayah terdampak gempa.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |