ESC : ( Tutup Form )

Polisi Ungkap Remaja 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Belajar dari Media Sosial


Selasa, 11  Aagustus  2026 - 20:50 WIB

Polisi Ungkap Remaja 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Belajar dari Media Sosial
Foto Berita

BANGKOK - Polisi Thailand mengungkap sejumlah fakta baru dalam penyelidikan penembakan di Sekolah Debsirin Nonthaburi, Provinsi Nonthaburi. Remaja berusia 14 tahun yang diduga menjadi pelaku disebut mempelajari penggunaan senjata api melalui konten yang diakses di media sosial.


Penembakan yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) tersebut menewaskan sejumlah orang, termasuk guru, anggota keluarga pelaku, serta seorang siswa yang kemudian meninggal akibat luka-luka. Puluhan orang lainnya dilaporkan mengalami cedera.


Kepolisian Thailand menyebut penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui secara menyeluruh motif aksi tersebut. Sejauh ini, petugas telah meminta keterangan dari 17 saksi.


Pejabat senior kepolisian Thailand, Mayor Jenderal Polisi Atthapol Anusit, mengatakan pemeriksaan terhadap perangkat elektronik milik remaja tersebut menemukan adanya akses terhadap konten kekerasan di media sosial.


Meski kemampuan menembaknya dinilai cukup akurat, polisi belum menemukan bukti bahwa remaja tersebut pernah mengikuti latihan menembak secara resmi di lapangan.


Senjata yang digunakan dalam penembakan diketahui merupakan pistol kaliber 9 milimeter milik kakek pelaku. Senjata tersebut dilaporkan terdaftar secara legal.


Sebelum menuju sekolah, remaja tersebut diduga menembak kakek dan neneknya di kediaman mereka pada Jumat pagi. Keduanya dilaporkan meninggal akibat luka tembak.


Setelah kejadian tersebut, remaja itu kemudian pergi ke sekolah dengan membawa senjata api dan amunisi.


Polisi menduga aksi penembakan di sekolah telah dipersiapkan sebelumnya. Selain pistol, petugas menemukan sejumlah selongsong peluru, telepon seluler, dan pisau di dalam barang milik pelaku.


Penembakan terjadi ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung. Polisi menyebut pelaku awalnya berada di lingkungan sekolah sebelum kemudian melepaskan tembakan terhadap sejumlah guru dan siswa.


Beberapa guru dilaporkan menjadi korban dalam serangan tersebut. Pelaku kemudian ditemukan dalam kondisi telah menembak dirinya sendiri.


Setidaknya 22 orang lainnya mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis.


Salah seorang siswi yang berada di lokasi menceritakan bagaimana dirinya menyaksikan seorang guru ditembak. Ia kemudian melarikan diri bersama teman-temannya untuk menyelamatkan diri.


Selain penggunaan konten kekerasan di internet, polisi juga menyelidiki persoalan pribadi yang diduga berkaitan dengan tindakan pelaku. Masalah keluarga, persoalan pendidikan, hubungan dengan teman sebaya, serta kegemarannya bermain gim turut menjadi bagian dari informasi yang sedang didalami.


Kepolisian masih mencari hubungan antara berbagai faktor tersebut dengan keputusan pelaku melakukan serangan.


Seorang guru menggambarkan remaja tersebut sebagai siswa yang memiliki prestasi akademik baik dan sebelumnya tidak dikenal sebagai anak yang agresif.


Kasus tersebut kembali memunculkan perhatian terhadap kepemilikan dan akses senjata api di Thailand.


Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyatakan pemerintah akan memperketat aturan mengenai kepemilikan dan membawa senjata api di tempat umum.


Rencana tersebut muncul setelah penembakan di sekolah kembali terjadi di negara tersebut. Pemerintah menilai tragedi tersebut tidak seharusnya terjadi dan berupaya memperkuat pengawasan terhadap penggunaan senjata api.


Kepolisian kini melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap motif, rangkaian kejadian, serta kemungkinan faktor lain yang mendorong terjadinya penembakan di Sekolah Debsirin Nonthaburi.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com