
NEWYORK - Insiden pada gedung bekas kantor pusat Pfizer di kawasan Midtown Manhattan, New York, memicu perhatian terhadap proyek alih fungsi gedung perkantoran menjadi hunian. Bangunan yang sedang diubah menjadi sekitar 1.600 unit apartemen mewah itu sempat dikhawatirkan mengalami keruntuhan setelah ditemukan masalah pada salah satu elemen strukturnya.
Pekerja konstruksi menemukan kolom penyangga yang mengalami deformasi di lantai 21. Temuan tersebut membuat pihak berwenang mengevakuasi sejumlah bangunan di sekitar lokasi serta menutup beberapa ruas jalan sebagai langkah antisipasi.
Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pengembang MetroLoft kemudian memasang penyangga baja tambahan untuk memperkuat bangunan sambil menunggu hasil penyelidikan dari Departemen Bangunan Kota New York mengenai penyebab gangguan struktur.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa proses mengubah gedung perkantoran menjadi hunian memiliki tantangan teknis yang lebih kompleks dibanding membangun gedung baru. Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menegaskan pemerintah tetap mendukung program konversi gedung sebagai salah satu solusi mengatasi kekurangan hunian, namun pelaksanaannya harus memenuhi standar keselamatan yang ketat.
Sejumlah pelaku industri properti menilai insiden tersebut tidak akan menghentikan tren konversi gedung, tetapi kemungkinan akan mendorong pengawasan yang lebih ketat. Proyek semacam ini memerlukan analisis struktur, pengujian beban, serta pengawasan teknik secara menyeluruh karena kondisi bangunan lama sering menyimpan tantangan yang tidak terlihat pada pemeriksaan awal.
Meningkatnya sistem kerja jarak jauh turut menyebabkan tingkat kekosongan gedung perkantoran di New York tetap tinggi dibandingkan sebelum pandemi. Kondisi tersebut mendorong banyak pengembang mengalihfungsikan kantor menjadi apartemen. Dalam beberapa tahun terakhir, ribuan unit hunian telah dihasilkan melalui proyek serupa, sementara belasan ribu unit lainnya masih dalam tahap perencanaan.
Para analis menilai kebutuhan perumahan yang besar, banyaknya gedung perkantoran yang tidak lagi optimal digunakan, serta dukungan kebijakan pemerintah akan terus menjadi faktor utama yang mendorong proyek konversi gedung di masa mendatang. Meski demikian, standar pengawasan dari regulator, pemberi pinjaman, perusahaan asuransi, hingga investor diperkirakan akan semakin diperketat untuk meminimalkan risiko.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |