ESC : ( Tutup Form )

Balita dan Lansia Tewas dalam Kecelakaan Bus di Tol Pekanbaru-Dumai


Selasa, 07  Juli  2026 - 14:13 WIB

Balita dan Lansia Tewas dalam Kecelakaan Bus di Tol Pekanbaru-Dumai
Foto Berita

PEKANBARU--Selasa pagi (7/7/2026) seharusnya menjadi awal perjalanan biasa bagi puluhan penumpang Bus Pelangi yang melintas di ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Namun dalam sekejap, perjalanan itu berubah menjadi tragedi yang meninggalkan duka mendalam setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dengan sebuah truk tronton di KM 2 ruas tol tersebut.


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.40 WIB itu mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia dan 16 lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas masing-masing adalah Ibrahim Yafi Al Arumi, seorang balita berusia dua tahun, dan Ainul Mardiah (58).


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK sedang dalam perjalanan dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru. Saat melaju di ruas tol, bus diduga menabrak bagian belakang truk tronton Mitsubishi BK 8050 GU yang berada di jalur yang sama.


Benturan yang terjadi begitu keras. Truk tronton terdorong hingga keluar dari badan jalan dan masuk ke parit di sisi tol. Sementara itu, bagian depan bus mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka akibat benturan dan kepanikan tak terhindarkan ketika kecelakaan terjadi.


Tak lama setelah laporan diterima, personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya segera bergerak menuju lokasi. Di tengah kondisi yang masih gelap dan penuh kepanikan, petugas berupaya menyelamatkan para korban yang terjebak di dalam bus.


Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kanit Tol Permai AKP Ruben. Dengan bantuan petugas jalan tol dan tenaga kesehatan, korban dievakuasi satu per satu untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin. Sebagian korban yang mengalami luka segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.


Selain fokus pada penyelamatan korban, petugas juga melakukan pengamanan lokasi kejadian, mengatur arus kendaraan yang melintas, serta memastikan proses evakuasi berjalan aman. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan di sekitar lokasi.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh kondisi pengemudi bus yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. Dugaan tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian melalui penyelidikan lanjutan.


Ironisnya, saat petugas melakukan penanganan di lokasi, pengemudi bus diketahui tidak berada di tempat. Hingga kini aparat masih melakukan pencarian dan mengumpulkan berbagai keterangan guna mengungkap secara lengkap kronologi kecelakaan tersebut.


Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengatakan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, begitu menerima informasi, personel langsung diterjunkan untuk mempercepat proses penyelamatan.


Ia juga mengingatkan para pengemudi, terutama sopir angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh mulai lelah. Istirahat yang cukup, menurutnya, merupakan faktor penting untuk mencegah kecelakaan akibat hilangnya konsentrasi saat mengemudi.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, sementara para korban luka dapat segera pulih dan kembali beraktivitas.


Kombes Jeki juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Sat PJR, petugas PT Hutama Karya, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan. Berkat kerja sama dan respons cepat di lapangan, seluruh korban dapat segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan yang diperlukan.


Menjelang siang, situasi di lokasi kejadian berangsur normal. Kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi, sementara arus lalu lintas kembali berjalan lancar. Namun bagi keluarga korban, terutama keluarga balita yang kehilangan nyawa dalam peristiwa tersebut, duka yang ditinggalkan tentu tidak akan mudah hilang.


Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa kelelahan saat mengemudi dapat berakibat fatal. Dalam hitungan detik, rasa kantuk yang dianggap sepele mampu mengubah sebuah perjalanan biasa menjadi tragedi yang merenggut nyawa dan meninggalkan luka mendalam bagi banyak orang.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com