
JAKARTA - Pemerintah menyebut bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menjadi salah satu kejadian bencana dengan cakupan terluas dalam beberapa tahun terakhir.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa jutaan warga terdampak akibat bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan wilayah lainnya. Berdasarkan pendataan pemerintah, lebih dari dua juta orang harus mengungsi atau berpindah tempat karena rumah dan fasilitas umum terdampak.
Selain menyebabkan korban jiwa, bencana tersebut juga merusak berbagai infrastruktur, mulai dari sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, jalan, hingga jembatan. Ribuan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, termasuk rumah yang hilang akibat banjir dan longsor.
Tito mengatakan proses pemulihan membutuhkan waktu panjang karena luas wilayah terdampak sangat besar. Pemerintah tidak hanya perlu memperbaiki bangunan, tetapi juga memulihkan layanan publik dan kondisi sosial masyarakat.
Menurutnya, penanganan pascabencana harus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai kementerian, pemerintah daerah, serta pihak terkait agar pemulihan berjalan efektif.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |