ESC : ( Tutup Form )

Bantuan Bedah Rumah Bali Melonjak, Menteri PKP Dorong Warga Tinggalkan Rentenir


Rabu, 12  Aagustus  2026 - 17:00 WIB

Bantuan Bedah Rumah Bali Melonjak, Menteri PKP Dorong Warga Tinggalkan Rentenir
Foto Berita

DENPASAR - Pemerintah memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menilai skema pembiayaan pemerintah harus mampu menjadi alternatif bagi masyarakat agar tidak bergantung pada rentenir.


Hal tersebut disampaikan Maruarar saat meninjau salah satu program bedah rumah di Kelurahan Tonja, Denpasar, Bali, Senin (10/8/2026).


Menurutnya, negara harus menghadirkan layanan pembiayaan yang prosesnya sederhana, cepat, dan terjangkau. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mengambil pinjaman dari rentenir yang umumnya menerapkan bunga tinggi.


“Negara harus hadir. Masa negara kalah sama rentenir? Kami kasih program yang murah, yang mudah, yang cepat. Supaya tidak perlu ke rentenir lagi,” ujar Maruarar.


Ia mengatakan KUR Perumahan menjadi salah satu instrumen yang disiapkan pemerintah untuk memberikan akses pembiayaan dengan mekanisme yang lebih mudah bagi masyarakat.


Selain memperluas pembiayaan, Kementerian PKP juga meningkatkan jumlah penerima program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Bali.


Untuk 2026, sebanyak 4.184 unit rumah di Bali mendapatkan bantuan dari Kementerian PKP. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan 2025 yang hanya mencatat 31 unit bantuan.


Bantuan tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota. Rinciannya, Denpasar memperoleh 259 unit, Tabanan 281 unit, Bangli 301 unit, Badung 281 unit, Gianyar 250 unit, Jembrana 312 unit, Buleleng 950 unit, Klungkung 710 unit, dan Karangasem 840 unit.


Maruarar menegaskan penerima program tidak dibebankan biaya maupun pungutan. Setiap unit rumah memperoleh bantuan senilai Rp20 juta.


Dari total tersebut, Rp17,5 juta dialokasikan untuk pengadaan material bangunan, sedangkan Rp2,5 juta digunakan untuk membayar tenaga tukang.


Dalam kunjungannya di Denpasar, Maruarar turut melihat kondisi rumah Ni Wayan Pageh (51), salah satu penerima bantuan. Perempuan tersebut merupakan ibu dari tiga anak dan sehari-hari bekerja sebagai pemulung.


Maruarar mengaku terkesan dengan kondisi serta perjuangan Pageh yang disebut hanya memiliki penghasilan sekitar Rp500 ribu per bulan.


“Penghasilannya Rp500 ribu per bulan, anaknya tiga. Pekerjaannya sebagai pemulung. Luar biasa,” kata Maruarar.


Pemerintah berharap peningkatan bantuan perumahan dan akses pembiayaan tersebut dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki tempat tinggal yang lebih layak sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman berbunga tinggi.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com