ESC : ( Tutup Form )

Festival Permainan Tradisional di Banyumas Dorong Anak Kurangi Ketergantungan Gawai


Minggu, 06  September  2026 - 21:11 WIB

Festival Permainan Tradisional di Banyumas Dorong Anak Kurangi Ketergantungan Gawai
Foto Berita

PURWOKERTO - Permainan tradisional kembali diperkenalkan kepada anak-anak melalui Festival Permainan Tradisional Non-Alat yang digelar dalam rangkaian Edu Expo Milad ke-112 Al Irsyad Al Islamiyyah di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.


Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi peserta didik, tetapi juga dapat membantu menanamkan nilai budaya sekaligus mendorong anak lebih aktif bergerak di tengah kebiasaan menggunakan perangkat digital.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri mengatakan permainan tradisional memiliki manfaat yang cukup besar bagi perkembangan anak, terutama karena aktivitas tersebut membuat mereka tidak hanya duduk menggunakan gawai.


"Ini adalah hal yang luar biasa ketika anak-anak sekarang sudah terbiasa menggunakan gadget, kemudian tidak banyak bergerak. Nah, ini mengembalikan permainan tradisional," ujar Sugiri saat meninjau festival di Purwokerto, Minggu (6/9/2026).


Menurutnya, pendidikan seharusnya tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Anak juga perlu memahami budaya yang menjadi bagian dari lingkungan dan identitas masyarakat.


Karena itu, permainan tradisional dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang menggabungkan aktivitas fisik dengan pengenalan budaya. Gerakan dalam permainan juga membantu melatih kemampuan motorik anak.


Sugiri berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara perayaan semata. Ia mendorong sekolah-sekolah di Banyumas memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa untuk memainkan permainan tradisional dalam kegiatan sehari-hari.


Ia juga mengapresiasi Al Irsyad Al Islamiyyah yang telah memasukkan unsur pelestarian budaya dalam kegiatan pendidikan, dakwah, dan sosial.


Sekretaris Umum Pengurus Cabang Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto Supardan mengatakan festival tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan keragaman permainan tradisional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.


"Untuk mengenalkan budaya tradisional di setiap wilayah Indonesia, artinya Al Irsyad meng-Indonesia," ujarnya.


Puluhan permainan tradisional diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya gobak sodor dan sunda manda. Konsep permainan tanpa alat dipilih agar aktivitas dapat dilakukan secara sederhana tanpa bergantung pada fasilitas tertentu maupun teknologi.


Menurut Supardan, cara tersebut diharapkan membuat permainan tradisional lebih mudah diterapkan sekaligus menjaga keberadaannya agar tidak tergerus perkembangan zaman.


Ketua Panitia Edu Expo Milad ke-112 Al Irsyad Al Islamiyyah Imalia Din Indriasih mengatakan permainan tradisional telah menjadi salah satu kegiatan yang rutin dihadirkan dalam rangkaian milad selama tiga tahun terakhir.


Jika pada dua pelaksanaan sebelumnya permainan masih menggunakan alat bantu, tahun ini seluruh permainan dibuat dengan konsep non-alat. Dengan demikian, anak-anak dapat memainkannya di berbagai tempat dan waktu.


"Semangat yang diusung adalah kita membuat siswa-siswi kita maupun keluarga besar Al Irsyad tidak tergantung kalau bermain itu menggunakan gadget," kata Imalia.


Festival tahun ini juga memperkenalkan permainan tradisional dari 38 provinsi di Indonesia. Sejumlah permainan diketahui mempunyai bentuk atau cara bermain yang hampir sama, tetapi memiliki nama berbeda di setiap daerah.


Selain bermain, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai nama, aturan, dan variasi permainan tersebut. Pengurus OSIS tingkat SMA turut dilibatkan untuk membantu memberikan informasi kepada peserta.


Melalui kegiatan itu, permainan tradisional diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari masa lalu, tetapi kembali hadir sebagai aktivitas yang menyenangkan sekaligus sarana pembelajaran budaya bagi generasi muda.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com