
PAMEKASAN - Regenerasi petani dinilai menjadi salah satu kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia. Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengajak generasi muda melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki prospek penting bagi masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan Mardiono saat mengunjungi Kantor DPC PPP Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara agraris dengan sumber daya alam yang melimpah. Kondisi tersebut seharusnya menjadi modal untuk memperkuat produksi pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk pangan dari luar negeri.
"Kita harus kembali kepada UUD 1945, bahwa harus ada kedaulatan rakyat. Tidak elok kalau negeri kita ini yang punya bumi ijo royo-royo kemudian menjadi negara yang impor," ujar Mardiono.
Ia menilai kemandirian pangan tidak sebatas persoalan meningkatkan jumlah produksi. Kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri juga berkaitan dengan kedaulatan serta martabat bangsa.
Karena itu, menurut Mardiono, keberlangsungan sektor pertanian harus mendapat perhatian, termasuk memastikan adanya generasi penerus yang bersedia bekerja dan berinovasi di bidang tersebut.
"Anak-anak muda jangan melupakan sektor pertanian," tegasnya.
Mardiono melihat keterlibatan anak muda dapat membawa perubahan terhadap wajah pertanian nasional. Dengan pemanfaatan teknologi dan pendekatan yang lebih modern, sektor pertanian diharapkan menjadi lebih produktif sekaligus mampu menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.
Ia juga mendorong pemerintah menghadirkan kebijakan yang membuat pertanian semakin menarik bagi generasi muda. Dukungan tersebut dapat berupa peningkatan produktivitas, penggunaan teknologi pertanian, hingga upaya memperbaiki kesejahteraan petani.
Dalam kunjungannya ke Madura, Mardiono turut menyoroti tantangan yang dihadapi sektor pertanian di wilayah tersebut. Madura merupakan salah satu kawasan di Jawa Timur yang ikut berkontribusi terhadap produksi pangan nasional.
Namun, kondisi cuaca seperti kemarau berkepanjangan dan fenomena El Nino berpotensi memberikan tekanan terhadap hasil pertanian. Situasi tersebut perlu diantisipasi agar produksi pangan tetap terjaga.
Mardiono mengatakan dirinya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari langkah antisipasi terhadap potensi penurunan produksi akibat kondisi tersebut.
"Kita harus mempertahankan swasembada dan kemandirian pangan karena ini menyangkut harkat dan martabat pangan kita," pungkasnya.
Dengan regenerasi petani yang berjalan dan dukungan teknologi serta kebijakan pemerintah, sektor pertanian diharapkan mampu menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga kemandirian pangan Indonesia.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |