
JAKARTA - Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hilman Ismail Metareum menyambut positif semakin dekatnya hubungan antara Syarikat Islam (SI) dan PPP. Menurutnya, kedekatan tersebut mencerminkan hubungan historis yang telah terjalin antara kedua organisasi.
Hilman menyoroti hubungan Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Hamdan Zoelva dengan Ketua Umum DPP PPP HM Mardiono yang dinilainya semakin erat.
Keduanya hadir dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Kantor DPP Syarikat Islam, Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, pada 25 Agustus 2026.
“Dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Kantor DPP Syarikat Islam, kita sangat berbahagia melihat semakin eratnya hubungan kedua tokoh umat, yakni Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan HM Mardiono dengan Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr Hamdan Zoelva,” ujar Hilman kepada HALLOJAKARTA, Kamis (3/9/2026).
Menurut Hilman, Syarikat Islam memiliki keterkaitan sejarah yang kuat dengan perkembangan organisasi politik Islam di Indonesia, termasuk PPP. Karena itu, ia menilai komunikasi dan kerja sama yang semakin intensif antara SI dan PPP merupakan hal yang positif.
Hilman juga mengingat momen ketika PPP menggelar Rakornas PPP Bidang Hukum. Dalam kegiatan tersebut, Hamdan Zoelva dihadirkan sebagai narasumber untuk membahas persoalan hukum dan konstitusi.
Sebaliknya, ketika Syarikat Islam menggelar Maulid Nabi dan doa bersama untuk para pejuang bangsa, Mardiono hadir untuk menyampaikan pandangannya mengenai penguatan ekonomi umat.
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono menekankan pentingnya memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat terhadap kegiatan produksi. Menurutnya, warga tidak seharusnya hanya berperan sebagai konsumen atau pasar bagi produk yang dihasilkan pihak lain.
Gagasan tersebut mendapat perhatian Hilman. Putra mantan Ketua Umum DPP PPP Ismail Hasan Metareum itu berharap Mardiono, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, dapat membuka peluang lebih besar bagi warga Syarikat Islam untuk mengembangkan sektor ekonomi.
Hilman menilai penguatan ekonomi umat dapat menjadi bagian dari upaya Syarikat Islam membangun kemandirian masyarakat.
Mardiono sebelumnya juga menyampaikan bahwa isu ekonomi umat merupakan salah satu perhatian yang sejak awal diperjuangkan Syarikat Islam. Ia mengaitkannya dengan sejarah organisasi tersebut yang lahir bersama gerakan Syarikat Dagang.
Menurut Mardiono, membangun kedaulatan rakyat tidak cukup hanya melalui kekuatan politik. Kemandirian ekonomi juga diperlukan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk menentukan dan mengembangkan kehidupannya sendiri.
Hilman menyatakan sependapat dengan pandangan tersebut. Ia menilai pemberian akses terhadap produksi menjadi langkah penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu menjadi pelaku dalam kegiatan ekonomi.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |