ESC : ( Tutup Form )

Karhutla Picu 13.449 Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 848 Tenaga Kesehatan


Sabtu, 29  Aagustus  2026 - 19:53 WIB

Karhutla Picu 13.449 Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 848 Tenaga Kesehatan
Foto Berita

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia berdampak pada jutaan warga. Hingga 27 Agustus 2026, Kementerian Kesehatan mencatat 13.449 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak.


Karhutla saat ini dilaporkan terjadi di tujuh provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Total penduduk yang terdampak mencapai lebih dari 10,6 juta orang.


Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan paparan asap dan partikulat dari kebakaran dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Selain ISPA, masyarakat berisiko mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata dan kulit, hingga memburuknya kondisi penderita asma dan PPOK.


Dari laporan kesehatan tersebut, sebanyak 123 orang mengalami luka berat atau harus menjalani rawat inap, sedangkan dua orang mendapat perawatan jalan. Hingga pembaruan data dilakukan, tidak ada korban meninggal maupun pengungsi yang dilaporkan akibat Karhutla.


Untuk memperkuat pelayanan di daerah terdampak, Kemenkes telah memobilisasi 848 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, analis, tenaga farmasi, epidemiolog, sanitarian, dan tenaga pendukung lainnya.


Kemenkes juga menyiapkan dukungan logistik berupa masker, oksigen konsentrator, alat pelindung diri, sarung tangan medis, hingga air purifier. Pelayanan kesehatan diperkuat melalui 1.691 puskesmas, 360 rumah sakit rujukan, serta 87 laboratorium kesehatan masyarakat.


Di Riau, dampak Karhutla telah menjangkau 12 kabupaten/kota dengan sekitar 3.293 kasus ISPA. Pekanbaru mencatat kasus tertinggi sekitar 900 kasus, disusul Pelalawan sekitar 600 kasus dan Kampar. Dinas Kesehatan Riau juga mengaktifkan tim medis darurat di 244 puskesmas.


Kemenkes mengingatkan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma dan PPOK, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Warga juga diminta menggunakan masker dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com