ESC : ( Tutup Form )

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Klaten, 19 Ribu Warga Terdampak


Senin, 26  Oktober  2026 - 06:02 WIB

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Klaten, 19 Ribu Warga Terdampak
Foto Berita

KLATEN - Dampak kemarau panjang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyebabkan belasan desa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, sebanyak 19.065 jiwa dari 5.606 kepala keluarga (KK) di 19 desa membutuhkan bantuan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Distribusi air bersih terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Penanganan tersebut melibatkan pemerintah daerah, pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), serta berbagai komunitas masyarakat.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Anjung Darojati, menyampaikan bahwa upaya penyaluran bantuan telah berlangsung sejak 15 Juni 2026.


Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi selama musim kemarau.


Hingga Jumat (23/10/2026), jumlah bantuan air bersih yang telah didistribusikan kepada masyarakat terdampak mencapai 6.890.500 liter.


Dari total tersebut, bantuan yang disalurkan melalui BPBD Klaten menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) mencapai 1.206 tangki atau setara 6.030.000 liter air.


Sementara itu, dukungan dari sektor swasta dan komunitas masyarakat tercatat sebanyak 162 tangki dengan total volume 860.500 liter.


Dengan demikian, keseluruhan bantuan yang telah disalurkan mencapai 1.368 tangki air bersih.


Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi kesulitan masyarakat dalam memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga, terutama di wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup parah.


Krisis air bersih dilaporkan melanda 19 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Klaten.


Namun, data yang disampaikan dalam laporan tersebut belum merinci nama-nama desa dan kecamatan yang terdampak.


Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau warga yang membutuhkan selama musim kemarau berlangsung.


Dengan jumlah penduduk terdampak yang mencapai lebih dari 19 ribu jiwa, kesinambungan distribusi air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi masyarakat di wilayah tersebut

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com