
JAKARTA - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di tingkat internasional. Hal tersebut disampaikannya saat melepas Misi Budaya 2026 yang diikuti siswa SMA Labschool Kebayoran menuju ajang 38th International Competition and Festival of Folklore, Dance and Music "Étoile de Paris" di Paris, yang akan berlangsung pada 9-21 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Fadli Zon mengapresiasi komitmen SMA Labschool Kebayoran yang secara konsisten mengirimkan delegasi budaya ke berbagai forum internasional sejak 2004 sebagai bagian dari upaya memajukan kebudayaan nasional.
Menurutnya, pemajuan kebudayaan merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan bersama oleh seluruh elemen bangsa. Keberagaman budaya Indonesia yang sangat kaya menjadi modal penting untuk memperkuat citra bangsa melalui diplomasi budaya di panggung global.
"Para peserta bukan hanya datang untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga membawa identitas dan nama baik Indonesia. Kalian adalah Duta Budaya Indonesia yang akan memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi bangsa kepada masyarakat dunia," ujar Fadli Zon.
Ia menambahkan, diplomasi budaya dapat dilakukan melalui berbagai media, mulai dari festival seni, pertunjukan tari dan musik, sastra, hingga film. Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif memperkenalkan identitas Indonesia kepada masyarakat internasional.
Fadli Zon juga mendorong agar pelaksanaan misi budaya di masa mendatang semakin diperkuat melalui kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan, salah satunya melalui program Dana IndonesiaRaya. Program tersebut disiapkan untuk mendukung berbagai kegiatan kebudayaan, termasuk pengiriman delegasi seni ke luar negeri, penyelenggaraan festival budaya, hingga pengembangan ekosistem industri budaya nasional.
Ia menilai budaya merupakan soft power Indonesia yang memiliki nilai strategis dalam hubungan antarbangsa. Selain menjadi instrumen diplomasi, sektor budaya juga diyakini mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi kreatif dan industri budaya di masa depan.
Fadli Zon pun berpesan agar seluruh anggota delegasi mempersiapkan diri secara maksimal sehingga mampu memberikan penampilan terbaik selama mengikuti festival di Prancis.
Sementara itu, Kepala SMA Labschool Kebayoran, Suparno, mengatakan program misi budaya bertujuan menumbuhkan kesadaran peserta didik sebagai warga negara Indonesia sekaligus warga dunia yang mampu membangun hubungan internasional melalui seni dan budaya.
Dalam festival tersebut, para peserta akan menampilkan berbagai pertunjukan tari dan musik tradisional Indonesia sekaligus mengikuti kompetisi bersama delegasi dari berbagai negara.
Melalui partisipasi tersebut, delegasi Indonesia diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga memperkenalkan keragaman budaya Nusantara kepada masyarakat internasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya global.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |