
RABAT - Maroko menyepakati pengiriman personel untuk bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Gaza. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung misi kemanusiaan dan keamanan di wilayah konflik tersebut.
Perjanjian itu ditandatangani di Rabat oleh Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita, pejabat pertahanan Maroko, serta Utusan Dewan Perdamaian Gaza Nickolay Mladenov bersama delegasi ISF.
Kantor berita Maroko MAP melaporkan, kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk mengambil langkah nyata dalam mendukung stabilitas dan kemanusiaan di Gaza.
Dalam misi tersebut, Maroko akan mengirimkan unsur militer, gendarmerie, dan kepolisian. Negara itu juga berencana membuka rumah sakit militer di Gaza sebagai bagian dari dukungan kemanusiaan.
Dewan Perdamaian Gaza dan pimpinan ISF menyambut keterlibatan Maroko. Negara tersebut sebelumnya telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel pada 2020 dan mendukung solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian Israel-Palestina.
Sementara itu, Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam misi ISF di Gaza bersama sejumlah negara lain.
Keterlibatan Maroko dalam ISF diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung stabilitas Gaza, meski situasi keamanan di wilayah tersebut masih terus bergejolak.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |