
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan kas negara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menempatkan dana pemerintah sebesar Rp400 triliun ke sektor perbankan guna meningkatkan likuiditas.
Menurut Purbaya, peran APBN melalui belanja pemerintah hanya mencakup sebagian kecil dari keseluruhan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah mencari cara lain agar kebijakan fiskal dapat memberikan dampak lebih luas terhadap sektor swasta.
Ia menjelaskan, pengelolaan kas negara dapat menjadi instrumen tambahan untuk menggerakkan perekonomian. Dengan menempatkan dana pemerintah di perbankan, kemampuan bank dalam menyalurkan pembiayaan diharapkan meningkat sehingga aktivitas bisnis dan konsumsi dapat kembali tumbuh.
Dana tersebut sebelumnya berada dalam sistem penyimpanan pemerintah dan kemudian dialihkan ke perbankan untuk memperkuat ketersediaan likuiditas. Kebijakan ini juga dinilai dapat mendukung peningkatan uang beredar tanpa mengurangi kewenangan Bank Indonesia dalam menjalankan kebijakan moneter.
Purbaya menyebut langkah tersebut dilakukan saat kondisi ekonomi mengalami perlambatan pada periode Mei hingga Juni. Tambahan likuiditas diharapkan memberikan ruang bagi perbankan untuk memperluas penyaluran kredit kepada masyarakat dan dunia usaha.
Ke depan, pemerintah akan memperluas pemanfaatan strategi manajemen kas sebagai bagian dari kebijakan fiskal. Dengan demikian, penggerak ekonomi tidak hanya berasal dari belanja negara, tetapi juga dari pengelolaan dana pemerintah yang lebih efektif untuk menjaga perputaran ekonomi nasional.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |