
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut keputusan Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia sebagai sinyal positif terhadap kondisi perekonomian nasional.
S&P tetap memberikan peringkat utang Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan prospek stabil. Pemerintah menilai keputusan tersebut menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi Indonesia masih mendapatkan kepercayaan dari lembaga pemeringkat internasional.
Menurut Purbaya, penilaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global, mulai dari tingginya suku bunga internasional, gejolak pasar keuangan, konflik geopolitik, hingga perubahan harga energi dan komoditas.
Selain mempertahankan peringkat, S&P juga memberikan pandangan positif terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Lembaga tersebut menilai pertumbuhan ekonomi nasional didukung oleh kebijakan makroekonomi yang hati-hati, stabilitas kelembagaan, serta tingkat utang pemerintah yang masih relatif terkendali dibandingkan negara dengan peringkat sejenis.
S&P memperkirakan ekonomi Indonesia mampu tumbuh sekitar 5 persen dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksi pertumbuhan 2026 diperkirakan berada di kisaran 5,1 persen, ditopang oleh konsumsi domestik yang kuat dan peningkatan investasi.
Lembaga pemeringkat tersebut juga menyoroti komitmen pemerintah dalam menjaga defisit APBN tetap berada di bawah batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan disiplin fiskal ini dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menjaga kredibilitas ekonomi Indonesia.
Dari sisi penerimaan negara, pemerintah mencatat adanya peningkatan kinerja pada semester pertama 2026. Perbaikan administrasi perpajakan, kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi penerimaan negara bukan pajak menjadi faktor pendukung peningkatan pendapatan.
Purbaya menegaskan pemerintah akan terus menjaga kesehatan fiskal melalui penguatan penerimaan, pengelolaan belanja yang lebih berkualitas, serta strategi pembiayaan yang berkelanjutan.
Dengan keputusan S&P tersebut, pemerintah berharap kepercayaan investor global terhadap Indonesia semakin meningkat. Kombinasi stabilitas ekonomi, reformasi struktural, dan kebijakan fiskal yang disiplin dinilai menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |