
PEKANBARU - Prestasi nasional diraih Arifa Rahma Maulydha, siswi SMAN 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), setelah berhasil terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 yang mewakili Provinsi Riau.
Pencapaian tersebut terasa istimewa bagi keluarga Arifa. Putri bungsu dari tiga bersaudara itu berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya, Sulaiman, sehari-hari bekerja sebagai petani dan mengaku tidak pernah membayangkan anaknya dapat melangkah hingga ke tingkat nasional.
Menariknya, Sulaiman justru baru mengetahui putrinya mengikuti seleksi Paskibraka setelah Arifa berhasil melewati tahapan seleksi di tingkat kabupaten.
"Arifa ini anaknya pendiam, saya saja tidak tahu awal dia mendaftar itu. Ternyata setelah lolos tes tahap kabupaten, baru kami diberitahunya," ujar Sulaiman.
Menurutnya, keluarga tentu memberikan dukungan penuh terhadap keputusan Arifa mengikuti seleksi tersebut. Terlebih, ketertarikan Arifa terhadap kegiatan pengibaran bendera sebenarnya telah muncul sejak lama.
Dua kakak Arifa sebelumnya juga pernah menjadi anggota pasukan pengibar bendera, meski hanya sampai tingkat kecamatan. Pengalaman kedua kakaknya itu diduga turut memotivasi Arifa untuk mencoba pencapaian yang lebih tinggi.
"Memang dari dulu Arifa punya minat ke situ. Kebetulan dia ini anak bungsu dari tiga bersaudara, kakak-kakaknya juga pasukan pengibar bendera tapi hanya sampai tingkat kecamatan saja," kata Sulaiman.
Dukungan keluarga kemudian berjalan beriringan dengan kedisiplinan Arifa menjalani latihan. Sebelum mengikuti pemusatan latihan nasional, ia telah menjalani latihan fisik secara rutin selama sekitar empat bulan.
Menurut Sulaiman, latihan tersebut berlangsung setiap hari sejak pagi hingga menjelang petang. Kondisi fisik Arifa pun dinilai cukup kuat untuk mengikuti rangkaian persiapan sebagai anggota Paskibraka Nasional.
"Kalau untuk kesehatan anak, dia insyaallah kuat menjalani latihan. Soalnya sebelum berangkat pemusatan nasional, Arifa selama empat bulan berturut-turut tiap hari rutin latihan fisik dari pagi sampai menjelang magrib," tuturnya.
Di luar aktivitas latihan dan sekolah, Arifa juga tetap menjalankan perannya di tengah keluarga. Ia terbiasa membantu orang tuanya ketika musim tanam maupun panen tiba.
Sikap tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulaiman. Menurut dia, Arifa tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keluarga dan keinginan untuk memberikan kebanggaan kepada kedua orang tuanya.
Bagi Sulaiman, keberhasilan putrinya menjadi Paskibraka Nasional merupakan pencapaian yang sulit dibayangkan sebelumnya. Kehidupan sebagai keluarga petani tidak membuat Arifa berhenti mengejar cita-cita.
"Kami inikan orang biasa saja. Saya sehari-hari seorang petani, mana pernah membayangkan anak saya bisa sampai di tahap ini. Tetapi Allah sudah memberikan takdir baik kepada kami," ujarnya.
Kini, keluarga hanya berharap Arifa dapat menjalankan seluruh rangkaian tugasnya dengan lancar. Sulaiman juga meminta doa masyarakat Riau agar seluruh anggota Paskibraka Nasional diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama menjalankan tugas.
"Kami sekeluarga mohon bantuan doa dari masyarakat Riau agar rombongan Paskibraka Nasional bisa diberikan keselamatan dan dilancarkan semuanya," pungkasnya.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |