
KYIV - Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan udara Rusia dalam gelombang serangan yang berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, 20-21 Agustus 2026.
Serangan tersebut melibatkan kombinasi drone dan rudal yang diarahkan ke sejumlah kawasan di Kyiv dan sekitarnya. Otoritas setempat melaporkan adanya korban jiwa dan puluhan orang mengalami luka-luka.
Tim penyelamat masih melakukan pencarian dan evakuasi di sejumlah lokasi yang terdampak. Jumlah korban juga masih memungkinkan bertambah seiring proses pendataan di lapangan.
Salah satu kawasan yang mengalami dampak serangan berada di Distrik Solomianskyi. Sebuah gedung apartemen bertingkat dilaporkan mengalami kerusakan sehingga petugas harus mengevakuasi penghuni dan menyisir bangunan untuk memastikan tidak ada korban yang masih terjebak.
Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah fasilitas sipil. Salah satunya fasilitas kesehatan yang melayani pasien anak. Selain itu, beberapa bangunan permukiman dan fasilitas pendidikan turut terdampak.
Kondisi tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan warga sipil di tengah perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.
Angkatan Udara Ukraina menyebut serangan dilakukan dalam skala besar dengan menggunakan ratusan drone serta sejumlah rudal.
Sistem pertahanan udara Ukraina berupaya menghadang gelombang serangan tersebut. Sebagian besar drone dan sejumlah rudal diklaim berhasil dicegat, meski beberapa di antaranya tetap mencapai wilayah sasaran.
Serangan rudal balistik menjadi salah satu tantangan karena kecepatannya membuat sistem pertahanan udara memiliki waktu yang lebih terbatas untuk melakukan intersepsi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali menekankan kebutuhan negaranya terhadap dukungan pertahanan udara dari negara-negara sekutu.
Menurut pemerintah Ukraina, penguatan sistem pertahanan udara diperlukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap kota-kota besar dan mengurangi risiko jatuhnya korban sipil akibat serangan rudal maupun drone.
Pemerintah Rusia memberikan versi berbeda mengenai sasaran operasi tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan diarahkan terhadap fasilitas yang berkaitan dengan industri pertahanan Ukraina.
Sejumlah sasaran yang disebut antara lain fasilitas produksi komponen drone, tempat penyimpanan serta infrastruktur yang berkaitan dengan logistik militer.
Namun, dampak serangan turut dirasakan di kawasan sipil, termasuk bangunan tempat tinggal dan fasilitas kesehatan.
Serangan terbaru di Kyiv menunjukkan konflik Rusia-Ukraina masih menghadirkan ancaman serius bagi masyarakat meskipun pembicaraan diplomatik mengenai kemungkinan penyelesaian perang terus berlangsung.
Bagi warga Kyiv, sirene peringatan udara, perlindungan di tempat aman, serta evakuasi kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari ketika serangan terjadi.
Hingga kini, proses penyelamatan dan pendataan korban masih berlangsung. Situasi di Kyiv juga terus dipantau oleh otoritas setempat menyusul kemungkinan adanya serangan lanjutan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |