
YAMAN - Situasi keamanan di Yaman kembali memanas. Militer Yaman mengklaim melancarkan 13 serangan udara ke sejumlah lokasi yang dikuasai kelompok Houthi pada Senin (7/9/2026).
Operasi tersebut berlangsung di wilayah tengah Yaman, khususnya Provinsi Al-Bayda. Sejumlah sasaran yang disebut menjadi target antara lain posisi kelompok Houthi, kendaraan militer, kelompok personel, serta peluncur rudal.
Pusat Media Angkatan Bersenjata Yaman menyebut serangan dilakukan di beberapa distrik, yakni Al-Sharyah, Dhi Na'im, Al-Bayda, dan Al-Sawadiyah.
Serangan juga dilakukan di wilayah selatan Provinsi Al-Dhale. Militer Yaman mengatakan pesawat tempur menghantam pusat komando dan kendali Houthi yang berada di Gunung Nasa, kawasan front Murais.
Dalam operasi tersebut, sistem pengawasan termal yang disebut digunakan oleh Houthi turut menjadi sasaran. Pesawat tempur kemudian dilaporkan menyerang konsentrasi anggota kelompok tersebut di sekitar lokasi.
Sebelum rangkaian serangan udara itu, pasukan Yaman mengklaim berhasil mengambil kembali sejumlah posisi di Provinsi Taiz dan Al-Hudaydah. Bentrokan yang terjadi dalam operasi tersebut disebut menyebabkan lebih dari 20 anggota Houthi tewas atau mengalami luka.
Militer Yaman juga melaporkan serangan terhadap sejumlah posisi Houthi di beberapa provinsi lain, termasuk Taiz, Al-Hudaydah, Marib, dan Al-Jawf.
Rangkaian pertempuran tersebut menjadi indikasi meningkatnya kembali intensitas konflik di Yaman. Anadolu Agency melaporkan, bentrokan di sejumlah front kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi ini berlangsung setelah periode yang relatif tenang pascagencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mulai berlaku pada April 2022.
Sejak Juli, serangan balasan kembali meningkat dan membuat sejumlah wilayah konflik di Yaman kembali menghadapi eskalasi pertempuran.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |