
TOKYO - Jepang bersiap menghadapi ancaman Topan Bavi yang saat ini bergerak di kawasan Samudra Pasifik dekat Kepulauan Mariana. Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperkirakan badai kuat tersebut akan mendekati wilayah selatan Okinawa pada akhir pekan ini.
Berdasarkan pemantauan JMA, Topan Bavi diprediksi melintas di sekitar wilayah timur Filipina sebelum bergerak menuju kawasan Okinawa pada Jumat hingga Sabtu (10-11/7/2026). Setelah itu, badai diperkirakan berlanjut ke arah Laut Cina Timur.
JMA mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat menyertai badai, termasuk hujan deras, gelombang tinggi, serta kemungkinan gelombang pasang di wilayah pesisir.
Selain Okinawa, kawasan perairan selatan Pulau Kyushu dan sejumlah pulau di sekitarnya juga berpotensi mengalami kondisi laut yang berbahaya.
Data JMA pada Selasa (7/7/2026) menunjukkan Topan Bavi merupakan badai kesembilan pada musim ini. Sistem badai tersebut bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam.
Topan ini memiliki kekuatan signifikan dengan kecepatan angin maksimum mencapai 270 kilometer per jam dan tekanan udara di pusat badai sekitar 920 hektopascal.
Dengan intensitas tersebut, Pusat Peringatan Topan Gabungan Amerika Serikat (JTWC) mengategorikan Bavi sebagai "topan super".
Pemerintah dan otoritas cuaca Jepang mengimbau warga di wilayah yang berpotensi terdampak untuk terus memantau perkembangan badai serta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gangguan akibat cuaca buruk.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |