
JOHANNESBURG - Komunitas warga Nigeria yang tinggal di Afrika Selatan mengaku merasa cemas setelah dua warga Nigeria meninggal dunia dalam dugaan aksi kekerasan yang berkaitan dengan sentimen antimigran.
Kawasan Hillbrow di Johannesburg, yang selama lebih dari tiga dekade menjadi tempat tinggal komunitas Nigeria, masih menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun, kekhawatiran tetap dirasakan sebagian warga akibat meningkatnya rasa tidak aman terhadap kelompok pendatang.
Ketua Asosiasi Warga Negara Nigeria di Afrika Selatan, Frank Onyekwelu, meminta pemerintah setempat mengambil langkah tegas untuk melindungi warga asing dari ancaman intimidasi maupun tindakan kekerasan.
Selain aspek keamanan, Onyekwelu juga mendorong pemerintah Afrika Selatan agar memperbaiki sistem administrasi bagi para migran, termasuk mempermudah proses pengurusan dokumen resmi bagi warga asing yang memenuhi persyaratan.
Menurut komunitas Nigeria, perlindungan hukum dan kepastian status administratif menjadi faktor penting agar para pendatang dapat hidup serta bekerja dengan aman di Afrika Selatan.
Pemerintah setempat diharapkan dapat menangani persoalan tersebut guna mencegah meningkatnya ketegangan antara masyarakat lokal dan komunitas migran.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |