
BANJARMASIN - Sebanyak 53 korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa hingga Selasa (27/10/2026) belum ditemukan. Meski telah lebih dari satu bulan sejak kecelakaan pada 13 September 2026, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan upaya pencarian korban masih terus dilakukan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banjarmasin, Bram Madya Temara, mengatakan pencarian saat ini difokuskan pada penyisiran perairan Sukamara dan Seruyan, Kalimantan Tengah.
Menurut Bram, tim SAR telah melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan, meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, belum ada korban baru yang berhasil ditemukan.
Berdasarkan data manifes kapal, KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan, sedangkan 82 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 53 penumpang lainnya masih belum ditemukan.
“Upaya pencarian 53 orang penumpang korban kecelakaan KM Virgo terus kita lakukan. Pencarian kita fokuskan pada penyisiran perairan Sukamara dan Seruyan di wilayah Kalimantan Tengah,” kata Bram.
Selain pencarian melalui penyisiran perairan, pengangkatan bangkai kapal atau operasi salvage menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk membantu proses pencarian korban.
Sebelumnya, Basarnas menghentikan sementara operasi SAR bawah laut dan mendorong pelaksanaan pengangkatan bangkai kapal yang berada di kedalaman sekitar 29 meter di bawah permukaan laut.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah pencarian korban yang diduga masih berada di dalam badan kapal.
Kuasa hukum PT Virgo Karya Shipping, Rully Fakhrizal, menjelaskan bahwa pihak operator kapal telah menurunkan tim penyelam sejak pekan kedua Oktober 2026. Tim tersebut bertugas mendata sekaligus mengambil gambar kondisi terkini bangkai kapal sebagai bagian dari persiapan operasi pengangkatan.
Data hasil penyelaman selanjutnya akan disampaikan kepada pihak asuransi dan calon perusahaan pelaksana operasi salvage.
Keterangan itu disampaikan Rully dalam pertemuan bersama keluarga korban dan sejumlah instansi terkait di kantor Pelindo, Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Rencana pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 masih membutuhkan sejumlah persiapan teknis. Menurut Rully, terdapat empat perusahaan asal Amerika Serikat yang mengikuti tender untuk mengangkat kapal dengan bobot sekitar 9.000 ton tersebut.
Meski demikian, pihak operator belum dapat memastikan waktu pelaksanaan operasi pengangkatan karena prosesnya membutuhkan persiapan dan perencanaan lebih lanjut.
Rully menambahkan, kegiatan penyelaman untuk memeriksa kondisi bangkai kapal juga disertai upaya mencari korban yang diduga masih berada di dalam kapal.
Keluarga korban kini masih menantikan perkembangan pencarian dan kepastian mengenai nasib anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.
Pengangkatan bangkai kapal diharapkan dapat membuka peluang pencarian lebih lanjut, sementara upaya SAR di wilayah perairan yang menjadi fokus operasi tetap dilanjutkan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |