
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp200 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Bantuan tersebut dibagi dalam dua tahap dan diberikan kepada pemerintah provinsi serta 14 kabupaten/kota.
Penyaluran bantuan itu disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat terbatas penanganan karhutla bersama Gubernur Sumsel dan para bupati serta wali kota se-Sumsel, Senin (26/10/2026).
Raja Juli menjelaskan, pencairan bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kedaruratan karhutla di masing-masing wilayah.
Pada tahap pertama, pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp100 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumsel serta empat kabupaten, yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir.
Sementara itu, bantuan tahap kedua sebesar Rp100 miliar dialokasikan untuk 10 kabupaten/kota lainnya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Kehutanan, penerima bantuan penanganan karhutla tersebut meliputi:
Tahap pertama:
1. Provinsi Sumatera Selatan
2. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)
3. Kabupaten Musi Banyuasin
4. Kabupaten Banyuasin
5. Kabupaten Ogan Ilir
Tahap kedua:
1. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
2. Kabupaten Ogan Komering Ulu
3. Kabupaten Muara Enim
4. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
5. Kota Palembang
6. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
7. Kabupaten Musi Rawas
8. Kabupaten Empat Lawang
9. Kota Prabumulih
10. Kabupaten Lahat
Dengan penyaluran kedua tahap tersebut, total Banpres untuk penanganan karhutla di Sumsel mencapai Rp200 miliar.
Raja Juli meminta seluruh pemerintah daerah penerima bantuan menggunakan anggaran secara transparan dan akuntabel. Ia menegaskan, dana tersebut harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan langsung dengan penanganan karhutla.
Menurutnya, bantuan dari Presiden Prabowo itu merupakan tambahan dukungan di luar dana siap pakai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), anggaran Kementerian Kehutanan untuk operasi modifikasi cuaca dan pemadaman melalui water bombing, serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Melalui tambahan anggaran tersebut, pemerintah berharap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Sumsel dapat diperkuat sesuai kebutuhan dan tingkat kedaruratan masing-masing daerah.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |