
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mendorong peningkatan kapasitas pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) melalui pelatihan tata kelola keuangan berbasis regulasi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Intensif Tata Kelola Keuangan BUMDes Sesuai Kepmendes 136 Batch ke-2 yang digelar di Whiz Prime Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau, Ibnusina, yang mewakili Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Ibnusina menegaskan bahwa BUMDes dan BUMDesma kini memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa, sehingga diperlukan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes, sekaligus mendorong transformasi menuju sistem pelaporan keuangan berbasis aplikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemahaman terhadap regulasi, khususnya Kepmendes 136, menjadi hal penting agar pengelolaan usaha desa berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kalau ingin membangun desa dengan baik, maka penguatan kapasitas seperti ini sangat penting. Banyak hal yang bisa dipelajari, terutama terkait tata kelola keuangan yang sesuai aturan,” tambahnya.
Selain materi regulasi, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai penggunaan aplikasi pelaporan keuangan BUMDes yang diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta meminimalisir kesalahan administrasi.
Dalam kesempatan itu, Ibnusina juga menyampaikan bahwa Provinsi Riau tahun ini mendapatkan dua kuota beasiswa bagi kepala desa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program tersebut masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
“Program beasiswa ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur PT Cakra Duta Solusi, Ahlul Amalsyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan gelombang kedua yang dilaksanakan di Provinsi Riau. Peserta berasal dari BUMDes dan BUMDesma LKD yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Ia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman teknis, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pengelola BUMDes dari berbagai daerah.
“Harapannya, peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan BUMDes di daerah masing-masing,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Pemprov Riau berharap BUMDes dan BUMDesma semakin kuat, mandiri, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |