
JAKARTA - Hubungan historis antara Syarikat Islam (SI) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus doa bersama untuk para pahlawan kemerdekaan di Kantor DPP Syarikat Islam, Selasa malam, 25 Agustus 2026.
Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga keberlangsungan PPP. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyebut Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono sebagai sahabat.
Hamdan mengingatkan kembali keterkaitan sejarah SI dengan lahirnya PPP. Menurutnya, hubungan tersebut menjadi salah satu alasan SI memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga partai berlambang Ka'bah itu.
“Ini kawan saya, Ketum PPP yang partainya harus kita selamatkan, insyaAllah. Karena Syarikat Islam merupakan pendiri PPP,” ujar Hamdan.
Mardiono menyambut positif pernyataan tersebut. Ia menilai kedekatan antara SI dan PPP perlu kembali diperkuat, terutama karena keduanya memiliki keterikatan sejarah.
Menurut Mardiono, SI tidak hanya memiliki hubungan historis dengan PPP, tetapi juga mempunyai tanggung jawab untuk ikut mendorong kebangkitan partai.
“PPP didirikan oleh SI, tentu SI berkewajiban bersama-sama menjaga PPP untuk bisa bangkit kembali,” kata Mardiono.
Ia menilai pertemuan tersebut tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial. Silaturahmi itu dinilai dapat menjadi awal untuk menghimpun kembali kekuatan dan merumuskan langkah baru yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.
Mardiono juga mengapresiasi upaya SI di bawah kepemimpinan Hamdan Zoelva dalam menghimpun kembali kekuatan umat. Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan perjuangan historis SI, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Mardiono berharap kerja sama dan hubungan yang kembali diperkuat tersebut dapat melahirkan gagasan baru serta menjadi bagian dari upaya mengembalikan kedaulatan rakyat.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |