ESC : ( Tutup Form )

Ratusan Siswa Pariaman Alami Keluhan Usai Santap MBG, SPPG Hentikan Operasional Sementara


Rabu, 16  September  2026 - 22:22 WIB

Ratusan Siswa Pariaman Alami Keluhan Usai Santap MBG, SPPG Hentikan Operasional Sementara
Foto Berita

PARIAMAN - Sebanyak 142 siswa MTsN 1 Kota Pariaman, Sumatera Barat, mendapat penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin, 14 September 2026.


Dari jumlah tersebut, 83 siswa dibawa ke RSUD Muhammad Yamin, sedangkan 59 siswa lainnya mendapat perawatan di RSUD Sadikin Pariaman.


Keluhan yang dialami siswa antara lain mual, muntah, pusing hingga sakit perut. Gejala tersebut mulai dirasakan sejumlah siswa sekitar pukul 11.30 WIB, setelah mereka mengonsumsi menu MBG saat jam istirahat sekitar pukul 10.00 WIB.


Makanan yang dikonsumsi para siswa disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Pauh. Menu yang dibagikan pada hari itu terdiri dari ayam fillet goreng tepung dengan saus lada hitam, tahu goreng, tumis kacang panjang dan jagung, serta buah melon.


Kepala MTsN 1 Kota Pariaman, Tarmizi, mengatakan sejumlah siswa sempat menyampaikan bahwa makanan yang mereka konsumsi, khususnya ayam, memiliki aroma yang kurang sedap.


Meski demikian, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan. Dinas Kesehatan Kota Pariaman telah mengambil sampel makanan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.


Sampel tersebut berasal dari sisa makanan siswa maupun makanan yang tersedia di dapur SPPG. Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh komponen makanan dalam satu wadah MBG.


Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rudy Repenaldi, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium akan dilaporkan secara resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN).


Hasil uji tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.


Kepala SPPG Pasir Pauh, Mutiara Ihsani, turut memberikan penjelasan mengenai proses penyediaan makanan tersebut.


Menurut Mutiara, makanan untuk MTsN 1 Kota Pariaman mulai dimasak sekitar pukul 03.00 WIB dan didistribusikan pada sekitar pukul 09.20 WIB.


Ia juga menyebut pihak sekolah tidak melakukan uji organoleptik sebelum makanan diberikan kepada siswa. Dalam mekanisme tersebut, pihak penerima manfaat seharusnya melakukan pengecekan makanan, termasuk melalui porsi yang diperuntukkan bagi guru.


Mutiara mengatakan pihak SPPG baru memperoleh informasi mengenai adanya siswa yang mengalami gangguan kesehatan sekitar pukul 13.00 WIB.


Di sisi lain, laporan gangguan kesehatan sejauh ini disebut hanya berasal dari MTsN 1 Kota Pariaman. SPPG belum menerima laporan serupa dari kelompok penerima manfaat lainnya.


Sebagai langkah penanganan sementara, Pemerintah Kota Pariaman menghentikan operasional SPPG Pasir Pauh. Penghentian dilakukan selama proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.


Hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa masih dalam penyelidikan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com