ESC : ( Tutup Form )

2.804 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Sumsel Sumbang Terbanyak


Senin, 05  Oktober  2026 - 15:19 WIB

2.804 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Sumsel Sumbang Terbanyak
Foto Berita

JAKARTA - Aktivitas titik panas atau hotspot yang menjadi salah satu indikator potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terpantau di sejumlah wilayah Sumatra.


Berdasarkan pemantauan satelit terbaru, sebanyak 2.804 titik panas terdeteksi di Pulau Sumatra. Sumatra Selatan (Sumsel) menjadi wilayah dengan jumlah hotspot paling tinggi, yakni mencapai 2.196 titik.


Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan hotspot juga terdeteksi di sejumlah provinsi lainnya.


Bangka Belitung tercatat memiliki 296 titik panas, disusul Lampung sebanyak 185 titik, Jambi 114 titik, Riau tujuh titik, Sumatra Barat tiga titik, Kepulauan Riau dua titik, serta Bengkulu satu titik.


"Sehingga total jumlah titik panas di Sumatra mencapai 2.804 titik," ujar Ranti, Senin (5/10/2026).


Di Provinsi Riau, tujuh titik panas terpantau tersebar di beberapa kabupaten.


Indragiri Hilir menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni tiga titik. Sementara Kuantan Singingi, Pelalawan, Kampar, dan Indragiri Hulu masing-masing terpantau satu titik panas.


Meski titik panas masih ditemukan, BMKG memprakirakan hujan berpeluang turun di hampir seluruh wilayah Riau.


Hujan ringan hingga sedang diperkirakan mulai meluas pada sore hingga malam hari. Sejumlah daerah bahkan masih berpeluang mengalami hujan hingga dini hari.


Pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.


Memasuki siang hingga sore, hujan diprakirakan turun di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, dan Kota Dumai.


BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Riau. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kuantan Singingi, Kampar, dan Kota Dumai.


Potensi tersebut diprakirakan muncul pada sore hingga malam dan dapat berlanjut sampai dini hari. Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.


Sementara itu, kondisi perairan Riau relatif aman. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5-1,25 meter, yang masih masuk kategori rendah.


Untuk kondisi umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23-33 derajat Celsius, dengan kelembapan antara 50-100 persen.


Angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 10-40 kilometer per jam.


BMKG mengingatkan kondisi udara di sejumlah wilayah dapat berubah menjadi kabur, terutama ketika terdapat asap, sehingga masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca dan kualitas udara.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com