ESC : ( Tutup Form )

Aceh Jadi Percontohan Nasional Percepatan Imunisasi Anak oleh Kemenkes


Minggu, 31 Mei 2026 - 09:56 WIB


Aceh Jadi Percontohan Nasional Percepatan Imunisasi Anak oleh Kemenkes
Foto Berita

ACEH - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menetapkan Provinsi Aceh sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya mempercepat penurunan jumlah anak zero dose, yaitu anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi sama sekali.


Kebijakan ini disampaikan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, saat melakukan kunjungan kerja tematik di Banda Aceh. Dalam kunjungan tersebut, ia juga meninjau langsung layanan kesehatan di Posyandu Sejahtera Desa Panteriek dan UPTD Puskesmas Lueng Bata.


Menurut Wamenkes, Aceh menjadi contoh baik karena mampu membangun kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, tokoh agama, ulama, organisasi masyarakat, hingga kelompok perempuan. Kolaborasi ini dinilai berperan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi anak.


Salah satu pendekatan yang diapresiasi adalah keterlibatan tokoh agama dalam edukasi kesehatan, termasuk melalui khutbah Jumat yang mengangkat pentingnya imunisasi. Pendekatan berbasis nilai budaya dan religius ini dinilai lebih mudah diterima masyarakat.


Data Kemenkes tahun 2025 mencatat capaian imunisasi bayi lengkap secara nasional berada di angka 80,2 persen. Sementara itu, masih terdapat sekitar 2,3 juta anak zero dose di Indonesia, dengan sekitar 61 ribu di antaranya berada di Aceh. Di Kota Banda Aceh, jumlahnya memang menunjukkan penurunan, namun masih mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun.


Selain itu, hingga minggu ke-19 tahun 2026, tercatat 263 kasus campak di Aceh, dengan 24 kasus di antaranya berada di Kota Banda Aceh. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mempercepat upaya pencegahan melalui imunisasi dan edukasi kesehatan masyarakat, terutama untuk mengatasi kendala waktu orang tua serta informasi keliru terkait vaksin.


Sebagai langkah lanjutan, Kemenkes juga mempertimbangkan penyesuaian layanan imunisasi, seperti membuka pelayanan di akhir pekan atau hari libur. Tujuannya agar orang tua, terutama ayah sebagai kepala keluarga, bisa ikut mendampingi dan terlibat langsung dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan anak.


Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri terus mendorong pendekatan persuasif tanpa sanksi, dengan memperkuat edukasi melalui sekolah, layanan kesehatan, serta kegiatan keagamaan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin juga mulai dimaksimalkan sebagai bagian dari edukasi kesehatan keluarga sejak dini.


Upaya-upaya ini menunjukkan hasil yang cukup positif. Berdasarkan data aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK), tingkat kehadiran masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis di Aceh mencapai hampir 90 persen, sementara di Banda Aceh bahkan lebih dari 95 persen.


Kemenkes menegaskan bahwa perlindungan anak dari penyakit menular seperti campak merupakan fondasi penting dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Dari Aceh, pendekatan kolaboratif ini diharapkan bisa menjadi model yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia.

  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Kontak & Medsos

Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com