
BALI - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menegaskan bahwa wisata kebugaran (wellness tourism) menjadi salah satu peluang strategis masa depan pariwisata Indonesia, seiring meningkatnya tren global yang menempatkan kesehatan dan kualitas hidup sebagai bagian penting dari perjalanan wisata.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat membuka Bali Wellness and Beauty Expo 2026 yang digelar di Bali Beach Convention Center, Sanur.
Dalam sambutannya, Ni Luh Puspa menyebutkan bahwa wellness tourism menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk wisata Indonesia untuk menarik wisatawan berkualitas, yakni wisatawan dengan tingkat pengeluaran lebih tinggi dan durasi tinggal lebih lama.
Menurutnya, perubahan perilaku wisatawan pascapandemi COVID-19 turut mendorong pertumbuhan sektor ini. Wisatawan kini tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga pengalaman yang mendukung kesehatan fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual.
“Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama dalam industri wellness global,” ujarnya.
Data Global Wellness Institute menunjukkan bahwa nilai ekonomi wellness dunia mencapai sekitar USD 6,8 triliun dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 9,8 triliun pada 2029. Hal ini memperkuat peluang Indonesia untuk memperluas pasar pariwisata berbasis kesehatan dan kebugaran.
Penyelenggaraan Bali Wellness and Beauty Expo 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, 4-6 Juni 2026, dengan menghadirkan lebih dari 140 merek dari 90 eksibitor nasional dan internasional. Jumlah tersebut meningkat sekitar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain sebagai ajang promosi industri, kegiatan ini juga dinilai memperkuat sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) yang berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, transaksi bisnis, hingga pemberdayaan UMKM.
Dalam kesempatan yang sama, Wamenpar juga menyaksikan peresmian Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneur Association (IWBEA), yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi pelaku industri wellness dan beauty di Indonesia.
Pemerintah menilai pengembangan sektor wellness dan event bisnis menjadi bagian penting dalam membangun pariwisata Indonesia yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |