
TEHERAN - Dua anggota Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal di kediaman mereka di Kota Paveh, Iran bagian barat, yang berbatasan dengan wilayah Kurdistan, Irak.
Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, otoritas Iran selama ini kerap menuding kelompok separatis Kurdi di kawasan perbatasan sebagai dalang berbagai aksi kekerasan. Teheran juga menuduh kelompok-kelompok tersebut memiliki hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Media pemerintah Iran, seperti dikutip AFP pada Selasa (30/6/2026), menyebut insiden tersebut sebagai "aksi teroris dan pengecut". Selain menewaskan dua anggota IRGC, penembakan itu juga mengakibatkan dua personel Garda Revolusi lainnya mengalami luka-luka.
Pemerintah Iran menyatakan aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
"Rincian pasti dari insiden ini dan langkah-langkah yang diambil untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab sedang ditelaah," demikian laporan televisi pemerintah Iran.
Secara terpisah, media resmi IRGC, Sepah News, melaporkan bahwa pasukan Garda Revolusi telah membubarkan sebuah tim yang disebut bekerja untuk kelompok anti-pemerintah dan separatis yang masuk ke wilayah Iran melalui perbatasan barat laut.
Laporan tersebut turut menampilkan foto-foto yang memperlihatkan empat jasad yang diklaim tewas dalam operasi tersebut, meski identitas mereka belum dijelaskan secara rinci.
Sementara itu, insiden kekerasan lain juga terjadi di Provinsi Sistan-Baluchistan. Televisi pemerintah Iran melaporkan sebuah kendaraan yang ditumpangi satu keluarga diberondong peluru pada Senin (29/6/2026) di Kota Saravan. Serangan tersebut menewaskan seorang ayah dan ibu, sementara informasi mengenai pelaku maupun motif penyerangan hingga kini masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Serangkaian insiden ini kembali menyoroti situasi keamanan di sejumlah wilayah perbatasan Iran yang dalam beberapa tahun terakhir kerap diwarnai aksi bersenjata dan konflik dengan kelompok separatis.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |