ESC : ( Tutup Form )

Kebakaran Hutan Meluas di Spanyol dan Perancis, Puluhan Ribu Warga Dievakuasi


Sabtu, 25  Juli  2026 - 19:36 WIB

Kebakaran Hutan Meluas di Spanyol dan Perancis, Puluhan Ribu Warga Dievakuasi
Foto Berita

MADRID - Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa bagian selatan memicu kebakaran hutan besar di sejumlah wilayah Spanyol dan Perancis. Sekitar 30.000 warga serta wisatawan harus meninggalkan rumah dan lokasi liburan mereka akibat ancaman kobaran api.


Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena api terus meluas di tengah cuaca panas yang disertai kondisi lingkungan kering. Para ahli memperingatkan situasi ini dapat berkembang menjadi salah satu bencana kebakaran terburuk di kawasan tersebut.


Pemerintah Spanyol menetapkan keadaan darurat nasional di wilayah Madrid dan Provinsi Avila setelah sejumlah titik kebakaran sulit dikendalikan.


Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan seluruh sumber daya pemerintah telah dikerahkan untuk menangani kebakaran yang melanda beberapa daerah, termasuk Avila, Leon, Toledo, Madrid, dan wilayah lainnya.


Di sekitar Madrid, sekitar 10.000 orang dilaporkan telah dievakuasi. Penanganan darurat juga melibatkan unit militer khusus untuk membantu proses pemadaman dan penyelamatan.


Data Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa mencatat puluhan ribu hektare lahan di Spanyol telah terbakar sepanjang tahun ini. Kondisi tersebut diperparah oleh suhu ekstrem yang mencapai 44,7 derajat Celsius di wilayah Cieza, Murcia.


Sejumlah kota seperti Albacete, Avila, dan Teruel juga mencatat suhu tinggi yang memecahkan rekor bulan Juli.


Situasi serupa terjadi di wilayah barat daya Perancis. Kebakaran hutan besar di kawasan pesisir Atlantik memaksa lebih dari 18.800 orang mengungsi, termasuk wisatawan yang sedang berada di area perkemahan dan tempat wisata.


Kebakaran bermula dari kawasan hutan pinus dekat Saumos, sekitar 40 kilometer dari Bordeaux. Dalam waktu singkat, api telah menghanguskan ribuan hektare lahan.


Ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan bersama sejumlah pesawat pemadam untuk mengendalikan api. Namun, kondisi angin kencang dan tanah yang sangat kering membuat kebakaran sulit dikendalikan.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Regional Marc Vermeulen menyebut pergerakan api sangat tidak stabil dan beberapa titik kebakaran berada dekat kawasan permukiman.


Peristiwa kebakaran besar di Eropa terjadi setelah kawasan tersebut mengalami beberapa gelombang panas sejak awal tahun.


Data pemantauan kebakaran Uni Eropa menunjukkan luas area yang terbakar hingga akhir Juli 2026 jauh melampaui rata-rata dalam dua dekade terakhir. Spanyol dan Perancis mencatat peningkatan signifikan baik dari luas lahan terbakar maupun jumlah titik api.


Selain kebakaran daratan, suhu laut Mediterania juga mengalami peningkatan ekstrem. Sistem Pemantauan Mediterania melaporkan sebagian besar wilayah permukaan laut mengalami kondisi lebih panas dibanding rata-rata periode sebelumnya.


Fenomena cuaca ekstrem ini kembali menyoroti dampak perubahan iklim yang dapat memperbesar risiko kekeringan dan kebakaran hutan di berbagai wilayah dunia.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com