ESC : ( Tutup Form )

Ratusan Korban Banjir Nepal Dimakamkan Massal, Identifikasi Jenazah Jadi Tantangan


Senin, 31  Aagustus  2026 - 17:59 WIB

Ratusan Korban Banjir Nepal Dimakamkan Massal, Identifikasi Jenazah Jadi Tantangan
Foto Berita

NEPAL - Tragedi banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Nepal menyisakan duka mendalam. Ratusan jenazah korban bencana harus dimakamkan secara massal setelah kondisi tubuh yang rusak dan tertutup lumpur menyulitkan proses identifikasi.


Petugas Armed Police Force (APF) Nepal terlihat mengenakan alat pelindung diri saat mengevakuasi dan membawa jenazah menuju lokasi pemakaman massal di Devghat. Kota tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi ziarah penting bagi umat Hindu.


Sebelum jenazah dimakamkan, petugas mengambil sampel DNA. Langkah ini dilakukan untuk membantu proses identifikasi apabila keluarga korban baru dapat ditemukan atau memberikan data pembanding pada kemudian hari.


Pemakaman dilakukan di kawasan tepi sungai. Setiap lokasi jenazah nantinya akan diberi tanda sehingga keluarga masih memiliki kemungkinan untuk menemukan tempat pemakaman kerabat mereka.


Reuters melaporkan proses identifikasi menjadi pekerjaan berat bagi petugas. Sebagian besar korban mengalami kerusakan parah pada wajah dan tubuh, sementara lumpur yang terbawa banjir menutupi jasad mereka.


Di sejumlah rumah sakit, keluarga korban juga dilaporkan masih menunggu dengan harapan memperoleh kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga yang belum ditemukan.


Berdasarkan data yang dihimpun otoritas setempat dan laporan media pada 29 Agustus, jumlah korban meninggal akibat rangkaian banjir bandang dan tanah longsor di Nepal serta China telah mencapai 633 orang. Pada saat yang sama, hampir 3.000 orang masih dilaporkan hilang.


Badan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal mencatat korban meninggal akibat banjir bandang di wilayah Nepal mencapai 626 orang, sedangkan 2.426 orang masih belum ditemukan.


Tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap korban yang kemungkinan terbawa arus banjir. Proses tersebut menjadi semakin sulit karena luasnya wilayah terdampak dan kondisi medan setelah bencana.


Di tengah operasi pencarian, pengambilan sampel DNA menjadi bagian penting dalam penanganan korban. Metode tersebut diharapkan dapat membantu keluarga memperoleh kepastian mengenai nasib kerabat mereka yang hingga kini masih dinyatakan hilang.


Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, tetapi juga meninggalkan persoalan kemanusiaan berupa proses identifikasi dan pemulangan jenazah kepada keluarga masing-masing.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com