ESC : ( Tutup Form )

Ratusan Pemukim Israel Masuk Kompleks Al-Aqsa Saat Perayaan Sukkot


Kamis, 01  Oktober  2026 - 14:04 WIB

Ratusan Pemukim Israel Masuk Kompleks Al-Aqsa Saat Perayaan Sukkot
Foto Berita

YERUSALEM - Ratusan pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Rabu (30/9/2026) pagi. Aksi tersebut berlangsung ketika umat Yahudi tengah memperingati hari raya Sukkot.


Seorang pejabat Wakaf Islam Yerusalem yang tidak disebutkan identitasnya mengatakan, para pemukim memasuki kawasan kompleks dengan pengawalan aparat kepolisian Israel.


Menurut pejabat tersebut, sejumlah aktivitas dilakukan selama berada di dalam kompleks, termasuk ritual Talmud, doa, serta kegiatan bernyanyi dan menari. Ia menyebut aktivitas tersebut bertentangan dengan pengaturan status quo yang selama ini berlaku di kawasan Al-Aqsa.


Berdasarkan pengaturan historis yang telah berlaku sejak sebelum pendudukan Israel atas Yerusalem Timur pada 1967, Wakaf Islam Yerusalem yang berafiliasi dengan Kementerian Wakaf Yordania bertanggung jawab atas pengelolaan kompleks Masjid Al-Aqsa.


Kompleks tersebut memiliki luas sekitar 144 dunam atau 14,4 hektare dan secara historis merupakan tempat ibadah bagi umat Islam.


Masuknya pemukim ke kompleks Al-Aqsa dilaporkan meningkat selama rangkaian perayaan hari raya Yahudi. Perayaan Sukkot berlangsung mulai 26 September hingga 2 Oktober 2026.


Dewan Wakaf Islam Yerusalem sebelumnya melaporkan lebih dari 1.500 pemukim memasuki kompleks pada Minggu. Jumlah tersebut disebut meningkat menjadi lebih dari 1.700 orang pada Senin (28/9/2026), kemudian lebih dari 1.400 orang pada Selasa (29/9/2026).


Kelompok-kelompok sayap kanan Israel sebelumnya juga menyerukan peningkatan kunjungan ke kompleks tersebut selama perayaan Sukkot.


Situasi itu berlangsung di tengah peningkatan kehadiran pasukan Israel serta pengetatan sejumlah pembatasan di Yerusalem.


Rangkaian hari raya Yahudi tahun ini diawali dengan Rosh Hashanah pada 12-13 September, dilanjutkan Yom Kippur pada 21-22 September. Setelah Sukkot, rangkaian tersebut berlanjut dengan Simchat Torah pada 3 Oktober.


Menurut laporan tersebut, sejak 2003 polisi Israel mengizinkan pemukim memasuki kompleks Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi, yang berada di kawasan Tembok Al-Buraq atau Tembok Barat, dengan pengawalan polisi.


Dewan Wakaf Islam Yerusalem berulang kali meminta agar aktivitas tersebut dihentikan. Namun, menurut lembaga tersebut, seruan itu belum ditanggapi oleh otoritas Israel.


Persoalan pengelolaan dan akses ke kompleks Al-Aqsa merupakan bagian dari sengketa yang lebih luas mengenai status Yerusalem Timur.


Pihak Palestina menyatakan bahwa kebijakan Israel di Yerusalem Timur, termasuk di sekitar Al-Aqsa, merupakan bagian dari upaya yang mereka tuduhkan sebagai perubahan karakter kawasan dan penghilangan identitas Arab serta Islam.


Palestina juga menempatkan Yerusalem Timur sebagai calon ibu kota negara Palestina. Status Yerusalem Timur dan wilayah yang diduduki Israel sejak 1967 tetap menjadi persoalan dalam konflik Israel-Palestina dan proses diplomatik internasional.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com