ESC : ( Tutup Form )

Delapan Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel, Bocah 4 Tahun Ikut Jadi Korban


Senin, 02  November  2026 - 16:59 WIB

Delapan Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel, Bocah 4 Tahun Ikut Jadi Korban
Foto Berita

GAZA - Serangan militer Israel kembali menelan korban jiwa di Jalur Gaza. Sedikitnya delapan warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dalam dua serangan terpisah pada Ahad (1/11/2026). Di antara korban terdapat seorang anak berusia empat tahun dan lima anggota kepolisian Palestina.


Peristiwa tersebut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan kesepakatan gencatan senjata yang mulai diberlakukan pada 10 Oktober 2025. Meski kesepakatan telah berjalan, serangan militer di sejumlah wilayah Gaza masih terus dilaporkan.


Mengutip Palestine Chronicle, serangan pertama terjadi di kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, Gaza selatan. Sebuah drone milik Israel dilaporkan menyerang sejumlah anggota kepolisian Palestina yang tengah menjalankan patroli keamanan.


Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Palestina di Gaza mengonfirmasi lima personel kepolisian tewas dalam serangan tersebut. Sejumlah orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka.


Pihak kementerian menyebut para korban sedang menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk melindungi warga sipil yang mengungsi.


Kementerian Dalam Negeri Gaza mengecam serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang mengakibatkan banyak korban dari kalangan aparat keamanan Palestina.


Menurut keterangan kementerian, sedikitnya 75 anggota kepolisian dan personel keamanan Palestina telah meninggal dunia akibat serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober 2025.


Pemerintah Palestina di Gaza juga meminta komunitas internasional mengambil langkah konkret untuk menghentikan serangan terhadap personel kepolisian yang sedang menjalankan tugas.


Di sisi lain, militer Israel menyatakan serangan di Gaza selatan tersebut ditujukan kepada seseorang yang mereka identifikasi sebagai teroris.


Serangan kedua berlangsung di kawasan Al-Rimal, Kota Gaza, wilayah utara Jalur Gaza. Drone Israel dilaporkan menghantam area permukiman dan menyebabkan tiga warga Palestina meninggal dunia.


Salah satu korban merupakan anak berusia empat tahun. Sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa menyebut serangan tersebut juga mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka.


Kawasan Taj Mall turut dilaporkan menjadi sasaran serangan.


Al Jazeera melaporkan, serangan di Kota Gaza mengenai warga sipil yang berada di sekitar lokasi. Seorang ayah bersama anaknya yang masih berusia empat tahun termasuk di antara korban meninggal dunia.


Laporan tersebut menambah daftar korban sipil akibat serangan militer yang masih berlangsung di wilayah Gaza.


Kelompok Hamas turut mengecam serangan terbaru Israel, terutama serangan yang menewaskan anggota kepolisian dan warga sipil.


Dalam pernyataannya, Hamas menilai serangan terhadap petugas keamanan yang sedang menjalankan tugas merupakan tindakan yang menghambat upaya pemulihan Gaza. Kelompok tersebut juga menuding serangan berulang dapat memperburuk kondisi keamanan dan menciptakan ketidakstabilan di wilayah tersebut.


Hamas mendesak komunitas internasional tidak tinggal diam terhadap situasi yang terus memburuk.


"Ini merupakan babak lain dari rangkaian kekejaman Zionis terhadap rakyat Palestina dan kelanjutan perang genosida yang masih harus ditanggung rakyat kami," demikian pernyataan Hamas.


Sementara itu, Israel menyatakan operasi militernya ditujukan untuk menargetkan Hamas yang dituduh berupaya membangun kembali kekuatan persenjataan dan merencanakan serangan. Hamas membantah tuduhan tersebut dan menilai Israel terus melanggar kesepakatan gencatan senjata.


Data Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip Al Jazeera dan Anadolu Agency mencatat sedikitnya 1.580 warga Palestina meninggal dunia dan 5.711 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku.


Jika dihitung sejak agresi Israel pada Oktober 2023, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan telah mencapai sedikitnya 74.594 orang. Sementara itu, lebih dari 175 ribu warga Palestina mengalami luka-luka.


Angka tersebut menggambarkan besarnya dampak konflik terhadap masyarakat Gaza, yang hingga kini masih menghadapi kerusakan infrastruktur dan keterbatasan tempat tinggal.


Kesepakatan penghentian pertempuran yang dimediasi pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya diharapkan membuka jalan bagi pemulihan dan rekonstruksi Gaza.


Namun, pelaksanaan kesepakatan masih menghadapi berbagai hambatan. Perundingan mengenai pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza menjadi salah satu persoalan yang belum terselesaikan.


Berdasarkan laporan sumber, pasukan Israel masih menguasai sekitar dua pertiga wilayah Jalur Gaza. Sementara itu, lebih dari dua juta penduduk Palestina sebagian besar bertahan di wilayah yang tersisa.


Kondisi kehidupan warga masih jauh dari normal. Banyak keluarga harus tinggal di tenda-tenda pengungsian di tengah reruntuhan bangunan dan infrastruktur yang rusak akibat perang.


Serangan terbaru yang menewaskan delapan orang tersebut kembali memperlihatkan beratnya situasi kemanusiaan di Gaza, meskipun kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com