ESC : ( Tutup Form )

Ribuan Pendukung INC Turun ke Jalan, Ketegangan Politik Filipina Kian Memanas


Kamis, 02  Juli  2026 - 07:05 WIB

Ribuan Pendukung INC Turun ke Jalan, Ketegangan Politik Filipina Kian Memanas
Foto Berita

MANILA - Situasi politik di Filipina kembali memanas setelah ribuan anggota organisasi keagamaan Iglesia Ni Cristo (INC) menggelar aksi unjuk rasa di ibu kota, Manila, pada Selasa (30/6/2026). Aksi tersebut berlangsung menyusul langkah Ombudsman Filipina yang menetapkan Senator Rodante Marcoleta sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran pelaporan dana kampanye.


Marcoleta, yang dikenal sebagai anggota INC sekaligus pendukung Wakil Presiden Sara Duterte, diduga tidak melaporkan sisa dana kampanye senilai sekitar 75 juta peso Filipina. Kasus tersebut memicu reaksi dari para pendukungnya yang menilai proses hukum berjalan tidak adil dan sarat kepentingan politik.


Kepolisian setempat memperkirakan sekitar 12.000 orang mengikuti aksi tersebut hingga siang hari. Konsentrasi massa menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama di Manila.


Juru bicara INC, Edwil Zabala, mengatakan demonstrasi digelar sebagai bentuk tuntutan agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tidak bersifat diskriminatif. Sejumlah peserta aksi juga menyampaikan bahwa mereka akan bertahan di lokasi hingga mendapat arahan untuk membubarkan diri.


Di sisi lain, Wakil Presiden Sara Duterte mengkritik pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr. Ia menuding aparat penegak hukum digunakan untuk menekan pihak-pihak yang berseberangan secara politik dengan pemerintah.


Ketegangan politik di Filipina memang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah tokoh yang memiliki kedekatan dengan keluarga Duterte turut menghadapi berbagai proses hukum, sehingga memperdalam rivalitas antara kubu Presiden Marcos Jr dan keluarga Duterte.


Di tengah kondisi tersebut, Presiden Marcos Jr dilaporkan membatalkan agenda makan siang bersama media asing untuk memantau perkembangan situasi di ibu kota. Sementara itu, sidang pemakzulan terhadap Sara Duterte dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli. Sesuai aturan yang berlaku, sedikitnya 16 dari 24 senator harus menyatakan bersalah agar pemakzulan dapat disahkan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com