
MAGELANG - Sebanyak 251 orang di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi es buah yang dibeli dari seorang pedagang di wilayah setempat. Hingga Sabtu (17/10/2026), sebanyak 86 orang masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr Lies Pramudiyanti, menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan data yang dihimpun hingga pukul 09.00 WIB. Dari total korban yang tercatat, sebanyak 195 orang dilaporkan telah dirujuk atau menjalani pemeriksaan di rumah sakit.
“Jumlah pasien itu 251,” ujar Lies dalam keterangan kepada wartawan, sebagaimana diberitakan detikJateng.
Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang mencatat para korban yang menjalani rawat inap tersebar di empat fasilitas kesehatan.
Rinciannya, sebanyak 55 pasien dirawat di RS Merah Putih, 28 pasien di RS Muntilan, dua pasien di RS Bukit Menoreh, serta satu pasien di RS Candi Umbul. Dengan demikian, total pasien yang masih menjalani rawat inap mencapai 86 orang.
Untuk mendukung penanganan kejadian tersebut, petugas kesehatan masih menyiagakan posko pelayanan di Puskesmas Kajoran 1 dan Puskesmas Kajoran 2.
Langkah ini dilakukan untuk membantu pemantauan kondisi korban sekaligus memastikan warga yang membutuhkan pemeriksaan medis dapat memperoleh penanganan.
Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol La Ode Arwansyah, mengungkapkan bahwa pedagang yang menjual es buah tersebut juga dilaporkan mengalami sakit setelah mencicipi dagangannya sendiri.
Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut masih merupakan keterangan awal. Penjelasan lebih terperinci mengenai penyebab kejadian belum disampaikan dalam laporan tersebut.
Karena itu, sumber kontaminasi yang diduga menyebabkan banyak warga jatuh sakit masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, es buah yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut dibeli oleh sejumlah warga di Dusun Ngabean, Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran, pada Selasa (13/10/2026).
Jumlah korban yang mencapai ratusan orang membuat penanganan kesehatan menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemantauan terhadap kondisi pasien dan penyelidikan mengenai penyebab dugaan keracunan masih diperlukan untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi.
Masyarakat yang mengalami gejala sakit setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang dicurigai tercemar sebaiknya segera mencari pertolongan medis.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |