
PADANG - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Kota Padang, Sumatera Barat.
Permintaan tersebut disampaikan setelah kembali terjadi gangguan terhadap proyek strategis nasional yang tengah dikerjakan di kawasan Panorama I, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Andre Rosiade turun langsung meninjau lokasi proyek bersama perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dan manajemen PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL), Senin (8/6/2026).
Menurut Andre, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik merupakan proyek vital yang sangat dibutuhkan masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, segala bentuk tindakan yang menghambat proses pembangunan tidak boleh dibiarkan.
"Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak terganggu oleh pihak-pihak yang berupaya menghambat proyek ini," ujarnya.
Andre mengungkapkan gangguan terhadap proyek Flyover Sitinjau Lauik bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pembangunan sempat mengalami keterlambatan sekitar satu setengah bulan akibat persoalan serupa.
Ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang berhasil mengendalikan situasi sehingga pekerjaan konstruksi dapat kembali dilanjutkan.
Namun, gangguan kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah pihak diduga melakukan intimidasi terhadap pekerja proyek dan menghambat aktivitas pembangunan di lapangan.
Andre meminta pihak pelaksana proyek segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk menempuh jalur hukum. Menurutnya, negara tidak boleh kalah terhadap tindakan anarkis yang berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur yang menjadi kepentingan masyarakat luas.
Ia juga menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, pihak yang mengklaim lahan yang menjadi objek sengketa tidak memiliki dasar kepemilikan yang sah.
Karena itu, Andre berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas guna mencegah gangguan serupa kembali terjadi.
Andre menilai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan karena dapat menjadi preseden buruk bagi proyek-proyek strategis lainnya di Sumatera Barat.
Ke depan, pemerintah juga berencana membangun berbagai proyek infrastruktur bernilai besar, termasuk pembangunan jalan tol yang membutuhkan kepastian hukum dan keamanan investasi.
Ia meminta perhatian serius dari Polda Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dapat berjalan lancar hingga selesai.
Flyover Sitinjau Lauik sendiri merupakan proyek infrastruktur strategis yang diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus transportasi pada jalur ekstrem Sitinjau Lauik yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di Sumatera Barat.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |