
PEKANBARU - Suasana malam di kawasan waduk Universitas Riau (Unri), Panam, berubah menjadi kepanikan dan duka setelah seorang mahasiswa bernama Daffa (20) dilaporkan tenggelam saat mencari ikan bersama dua rekannya, Kamis malam (4/6/2026).
Awalnya, aktivitas di sekitar waduk tersebut berlangsung seperti biasa. Tiga mahasiswa diketahui berada di area waduk untuk melakukan kegiatan menyelam dan mencari ikan sekitar pukul 20.37 WIB. Kegiatan itu diduga sudah menjadi aktivitas yang mereka lakukan di waktu senggang.
Namun situasi berubah ketika dua rekan korban kembali ke permukaan air, sementara Daffa tidak kunjung terlihat. Menyadari ada yang tidak beres, keduanya segera berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kepanikan pun mulai terjadi di tengah kondisi malam yang gelap. Laporan kemudian disampaikan kepada petugas keamanan Universitas Riau pada pukul 21.40 WIB, sebelum akhirnya diteruskan ke Kantor SAR Pekanbaru untuk meminta bantuan evakuasi.
Sekitar pukul 22.00 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru yang berjumlah delapan personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 7,6 kilometer dari kantor SAR. Tim tiba sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lokasi.
Tanpa menunggu lama, proses pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan air serta penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Kondisi waduk yang gelap pada malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Upaya pencarian terus dilakukan selama beberapa jam, dengan harapan korban masih dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Namun harapan tersebut akhirnya tidak terwujud.
Pada Jumat dini hari (5/6/2026) sekitar pukul 02.10 WIB, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Jasad Daffa ditemukan mengapung di permukaan waduk, sekitar 43 meter dari titik perkiraan awal kejadian.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Riau untuk proses lebih lanjut. Proses identifikasi dan penanganan dilakukan dengan pengawasan pihak berwenang.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga teman-teman serta lingkungan kampus Universitas Riau yang kehilangan salah satu mahasiswanya dalam kejadian tragis tersebut.
Pihak SAR Pekanbaru juga menyampaikan belasungkawa dan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |