
GUINEA - Pemerintah Guinea resmi memberlakukan larangan ekspor emas dalam bentuk mentah sebagai bagian dari strategi memperkuat industri pengolahan mineral di dalam negeri.
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Guinea, Mamadi Doumbouya, dalam pertemuan dengan pelaku industri pertambangan, pembeli logam mulia, dan pemangku kepentingan sektor emas nasional.
Langkah ini menegaskan bahwa seluruh produksi emas ke depan wajib diproses di dalam negeri sebelum diekspor ke pasar internasional.
Guinea yang dikenal sebagai salah satu produsen emas terbesar di Afrika Barat menilai praktik ekspor bahan mentah selama ini membuat negara kehilangan potensi nilai tambah ekonomi yang signifikan.
Pemerintah menyebut kebijakan baru ini akan mendorong pembangunan fasilitas pemurnian emas di dalam negeri, khususnya di ibu kota Conakry, agar hasil tambang dapat diolah menjadi batangan emas bersertifikat.
Presiden Mamadi Doumbouya menegaskan kebijakan ini bersifat wajib dan mengikat bagi seluruh pelaku industri tambang di negara tersebut.
“Emas mentah tidak akan lagi keluar dari Guinea. Semua harus diproses di dalam negeri sebelum diekspor,” tegasnya dalam pernyataan yang disiarkan media lokal pemerintah.
Ia juga menambahkan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenai sanksi tegas, termasuk penangguhan izin usaha hingga pembatalan kontrak pertambangan.
Guinea diketahui memiliki cadangan emas besar dan merupakan salah satu produsen utama di Afrika. Namun sebagian besar hasil tambang selama ini diekspor dalam bentuk mentah oleh berbagai perusahaan tambang.
Menurut data Kementerian Pertambangan Guinea, volume ekspor emas mencapai lebih dari 22 ribu kilogram pada kuartal pertama 2026.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap sektor pertambangan tidak hanya menjadi sumber ekspor bahan mentah, tetapi juga menjadi penggerak industri pengolahan dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.
Selain emas, Guinea juga dikenal sebagai produsen bauksit terbesar di dunia, sehingga strategi hilirisasi ini dinilai sebagai langkah memperkuat struktur ekonomi jangka panjang.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |