
TAIPEI - Ketegangan di kawasan Selat Taiwan kembali menjadi perhatian dunia setelah Inggris, Prancis, dan Jerman menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya aktivitas China di wilayah perairan timur Taiwan.
Dalam pernyataan bersama yang dirilis melalui kantor perwakilan ketiga negara Eropa di Taipei, mereka menyoroti intensitas patroli penjaga pantai China yang semakin meningkat di kawasan tersebut.
Ketiga negara tersebut menilai aktivitas itu berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Indo-Pasifik, serta mengancam kebebasan navigasi dan keselamatan pelayaran internasional.
Wilayah perairan timur Taiwan selama ini relatif lebih tenang dibandingkan bagian barat yang berbatasan langsung dengan daratan China. Namun, perluasan aktivitas China ke wilayah tersebut dipandang sebagai perkembangan baru yang meningkatkan ketegangan geopolitik.
Negara-negara Eropa itu menegaskan bahwa jalur perairan sekitar Taiwan merupakan rute penting perdagangan global yang digunakan oleh kapal internasional setiap hari. Karena itu, setiap peningkatan aktivitas militer atau penjagaan ketat di kawasan tersebut menjadi perhatian serius komunitas internasional.
Hingga saat ini, pemerintah China belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan bersama Inggris, Prancis, dan Jerman tersebut.
Isu keamanan di sekitar Taiwan terus menjadi salah satu titik panas dalam hubungan antara China dan negara-negara Barat, terutama terkait kebebasan navigasi dan klaim wilayah di kawasan Indo-Pasifik.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |