ESC : ( Tutup Form )

UEA Bantah Laporan Transfer Dana Rp 53 Triliun ke Iran untuk Hentikan Serangan


Minggu, 14  Juni  2026 - 13:39 WIB

UEA Bantah Laporan Transfer Dana Rp 53 Triliun ke Iran untuk Hentikan Serangan
Foto Berita

ABUDHABI - Uni Emirat Arab (UEA) membantah laporan yang menyebut negara Teluk tersebut telah mentransfer miliaran dolar kepada Iran sebagai bagian dari kesepakatan untuk menghentikan serangan yang menargetkan wilayah UEA di tengah meningkatnya ketegangan regional.


Laporan yang pertama kali dikutip Reuters menyebutkan bahwa Abu Dhabi telah menyetujui pelepasan dana dalam jumlah besar untuk Teheran setelah serangkaian serangan yang diklaim dilakukan Iran selama konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Republik Islam Iran.


Mengutip empat sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, Reuters melaporkan bahwa UEA telah membuka akses terhadap dana bernilai miliaran dolar yang terkait dengan Iran. Namun, rincian mengenai asal-usul dana tersebut masih belum dapat dipastikan.


Dua sumber regional yang dikutip Reuters menyebutkan total dana yang disepakati mencapai USD10 miliar. Dari jumlah tersebut, lebih dari USD3 miliar atau sekitar Rp 53 triliun disebut telah tersedia pada tahap awal.


Sementara itu, dua sumber lain yang mengetahui proses negosiasi tersebut mengklaim total nilai kesepakatan bahkan dapat mencapai USD20 miliar. Menurut mereka, pelepasan dana itu merupakan bagian dari upaya untuk menghentikan serangan Iran terhadap UEA.


Salah satu sumber yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan tahap pertama senilai USD3 miliar telah disiapkan. Namun Reuters menyatakan tidak dapat memverifikasi secara independen apakah dana tersebut berasal dari aset Iran yang selama ini dibekukan, dana milik UEA, atau sumber lainnya yang berada dalam sistem perbankan kawasan.


Laporan tersebut muncul di tengah tahap akhir negosiasi yang lebih luas antara Iran dan Amerika Serikat. Sejumlah diplomat menilai pembicaraan tersebut berpotensi menghasilkan kesepakatan yang mencakup pelepasan sebagian pendapatan minyak Iran yang selama ini dibekukan di berbagai bank asing akibat sanksi Amerika Serikat.


Jika benar terjadi, pelepasan dana dalam jumlah besar itu dapat menjadi salah satu langkah ekonomi paling signifikan yang melibatkan Iran sejak diberlakukannya berbagai sanksi internasional terhadap negara tersebut.


Meski laporan tersebut mendapat perhatian luas, pemerintah UEA secara tegas membantah adanya transfer dana kepada Iran. Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri UEA menyebut tuduhan mengenai pelepasan atau transfer dana kepada Iran sebagai informasi yang tidak benar dan tidak berdasar.


"Kementerian menegaskan bahwa tuduhan tersebut sepenuhnya salah dan tidak berdasar," demikian bunyi pernyataan yang dirilis otoritas UEA.


Pemerintah UEA juga menegaskan bahwa tidak ada dana Iran yang dibekukan yang telah dilepaskan, dipindahkan, ataupun difasilitasi melalui sistem perbankan negara tersebut.


Selain membantah laporan itu, Kementerian Luar Negeri UEA meminta media internasional untuk mengedepankan akurasi serta mengandalkan sumber resmi dalam pemberitaan yang berkaitan dengan isu sensitif di kawasan Timur Tengah.


Otoritas UEA juga mengingatkan pentingnya menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi karena dapat memperburuk situasi keamanan dan stabilitas regional.


Meski membantah adanya transfer dana, seorang pejabat UEA mengatakan kebijakan luar negeri negaranya tetap berfokus pada upaya deeskalasi dan pengurangan ketegangan di kawasan. Menurut pejabat tersebut, UEA mendukung berbagai inisiatif diplomatik yang bertujuan mencegah meluasnya konflik dan menciptakan stabilitas jangka panjang di Timur Tengah.


"Kebijakan luar negeri UEA dipandu oleh upaya untuk meningkatkan deeskalasi dan mengurangi ketegangan di seluruh kawasan, sambil memajukan perdamaian dan stabilitas yang langgeng," kata pejabat tersebut.


Ia menambahkan bahwa UEA juga mendukung berbagai upaya internasional, termasuk yang dilakukan Amerika Serikat, untuk melindungi masyarakat di kawasan dari dampak konflik yang berkepanjangan.

 

Hingga saat ini belum ada bukti independen yang dapat mengonfirmasi klaim mengenai transfer dana miliaran dolar tersebut. Situasi ini membuat laporan Reuters dan bantahan resmi pemerintah UEA masih berjalan paralel.


Di satu sisi terdapat sumber-sumber yang mengklaim adanya kesepakatan finansial bernilai besar antara UEA dan Iran. Di sisi lain, pemerintah UEA secara terbuka menolak seluruh tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada dana yang ditransfer maupun dilepaskan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com