
PESHAWAR--Insiden ambruknya atap sebuah sekolah di Kota Peshawar, Pakistan, pada Kamis (15/10/2026), mengakibatkan sedikitnya 18 orang meninggal dunia. Korban terdiri atas 17 siswa berusia di bawah 13 tahun dan seorang guru.
Mengutip laporan Reuters, juru bicara Rumah Sakit Lady Reading, Mohammad Asim, menyampaikan bahwa para korban meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Selain korban jiwa, lebih dari belasan orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Sejumlah korban bahkan disebut berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan medis segera.
Laporan BBC menyebutkan bahwa beberapa siswa masih terjebak di bawah puing-puing bangunan setelah atap sekolah ambruk. Tim penyelamat terus melakukan evakuasi untuk menjangkau korban yang belum berhasil dikeluarkan dari reruntuhan.
Para korban yang berhasil dievakuasi dibawa ke Rumah Sakit Lady Reading untuk mendapatkan perawatan medis.
Sampai berita ini disusun, penyebab runtuhnya atap sekolah tersebut belum diketahui secara pasti. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai faktor yang memicu insiden tersebut.
Perkembangan mengenai proses penyelamatan korban dan penyelidikan penyebab kejadian masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |