
MANGGARAIBARAT - Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap seorang penumpang yang belum ditemukan dalam insiden tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (14/10/2026).
Memasuki hari kedua operasi, sebanyak 63 personel dikerahkan untuk menyisir kawasan sekitar lokasi kecelakaan. Selain menggunakan armada laut, tim juga menyiapkan upaya penyelaman guna memperluas pencarian terhadap korban yang masih hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan tim bergerak menuju lokasi kejadian dengan dukungan sejumlah kapal dan perahu dari berbagai instansi.
Armada yang digunakan meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Manggarai Barat, Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Lanal Labuan Bajo dan KSOP Labuan Bajo, serta Sea Rider KP Bima dari Polair Baharkam Polri.
Pencarian turut didukung KP Mengkudu milik Polres Manggarai Barat, Speedboat Waikiko 1, Speedboat Waikiko 2, dan Speedboat Elrora.
“Pada hari kedua ini, Tim SAR Gabungan merencanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sesuai dengan rencana operasi yang ditetapkan. Selain penyisiran di permukaan laut, tim juga merencanakan penyelaman untuk mendukung upaya pencarian terhadap satu orang yang masih dalam pencarian,” jelas Fathur Rahman.
KM Feronia merupakan kapal tradisional pengangkut penumpang dengan tonase 51 gross tonnage (GT). Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Marina menuju Dermaga Pulau Rinca pada Selasa (13/10/2026).
Namun, sekitar pukul 14.30 Wita, kapal dilaporkan mengalami insiden ketika melintasi perairan Pulau Tatawa. Pusaran arus laut disebut menyebabkan posisi kapal miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam.
Berdasarkan data sementara, terdapat 30 orang di dalam kapal atau person on board (POB). Jumlah tersebut terdiri atas lima anak buah kapal (ABK) dan 25 penumpang.
Dari total tersebut, 29 orang berhasil selamat. Sementara itu, satu penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Veronica Beatrix Jessica, perempuan berusia 23 tahun berkewarganegaraan Indonesia.
Pencarian melibatkan personel dari Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Satpolair Polres Labuan Bajo, Gahawisri, P3KOM, serta Polair Baharkam Polri.
Seluruh unsur yang terlibat terus mengoptimalkan penyisiran di sekitar titik kejadian dengan mengerahkan personel dan armada yang tersedia.
Selain pencarian di permukaan laut, penyelaman direncanakan sebagai langkah tambahan untuk menjangkau area yang belum dapat diperiksa secara maksimal.
Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan korban yang hilang. Perkembangan operasi selanjutnya akan bergantung pada hasil penyisiran dan kondisi di lokasi pencarian.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |