
YAMAN - Ketegangan di Yaman kembali meningkat setelah kelompok Houthi dilaporkan meluncurkan delapan rudal balistik ke Kota Marib pada Minggu (18/10/2026). Serangan tersebut menyasar kawasan yang berada di bawah kendali pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Informasi mengenai serangan itu disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Marib melalui pernyataan yang dipublikasikan di akun Facebook resminya. Mengutip Anadolu Agency, Senin (19/10/2026), rudal-rudal tersebut diarahkan ke wilayah permukiman dan sejumlah infrastruktur di kota tersebut.
Marib memiliki posisi strategis dalam konflik Yaman. Selain menjadi salah satu wilayah yang masih dikuasai pemerintah, kota ini juga menampung banyak warga yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal akibat pertempuran di berbagai daerah.
Kondisi tersebut membuat serangan terhadap Marib menjadi perhatian, terutama terkait potensi dampaknya terhadap masyarakat sipil dan para pengungsi yang berada di kawasan itu.
Yaman telah dilanda konflik berkepanjangan sejak 2014, ketika kelompok Houthi mengambil alih ibu kota Sanaa serta sejumlah wilayah lainnya. Perkembangan tersebut kemudian mendorong intervensi militer koalisi pimpinan Arab Saudi pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman.
Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui kesepakatan gencatan senjata pada 2022. Namun, situasi keamanan kembali memburuk setelah kesepakatan tersebut tidak lagi mampu meredam pertempuran.
Dalam beberapa waktu terakhir, eskalasi militer dilaporkan meningkat kembali sejak Juli. Peluncuran rudal ke Marib menjadi salah satu perkembangan terbaru yang menambah kekhawatiran terhadap kondisi keamanan di negara tersebut.
Di tengah meningkatnya ketegangan, kelompok Houthi juga mengklaim telah menembak jatuh sebuah helikopter militer Apache milik Arab Saudi di sekitar wilayah Najran, Arab Saudi bagian selatan, pada Sabtu (17/10/2026).
Menurut pernyataan kelompok tersebut, helikopter itu sedang menjalankan operasi militer terhadap posisi Houthi di sepanjang perbatasan Yaman dan Arab Saudi.
Namun, klaim mengenai jatuhnya helikopter tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui sumber independen maupun keterangan resmi pihak terkait.
Rangkaian perkembangan ini menunjukkan bahwa konflik Yaman masih menghadapi tantangan besar untuk mencapai penyelesaian. Serangan rudal di Marib dan klaim mengenai insiden helikopter Saudi menambah perhatian terhadap potensi meluasnya kembali konfrontasi militer di kawasan tersebut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |