ESC : ( Tutup Form )

ISPA di Riau Tembus 27.250 Kasus, Pekanbaru Sumbang Angka Terbesar


Sabtu, 10  Oktober  2026 - 17:00 WIB

ISPA di Riau Tembus 27.250 Kasus, Pekanbaru Sumbang Angka Terbesar
Foto Berita

PEKANBARU - Sebanyak 27.250 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tercatat di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Kondisi ini menjadi perhatian di tengah persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengungkapkan bahwa Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah kasus ISPA terbanyak, yakni mencapai 7.434 kasus. Kabupaten Kampar berada di urutan berikutnya dengan 3.629 kasus, disusul Bengkalis sebanyak 2.964 kasus.


Berdasarkan data yang disampaikan Zulkifli pada Kamis (8/10/2026), jumlah kasus di wilayah lainnya meliputi Kota Dumai sebanyak 2.887 kasus, Kabupaten Siak 2.806 kasus, Pelalawan 2.555 kasus, Kuantan Singingi 1.297 kasus, Indragiri Hulu 1.235 kasus, dan Kepulauan Meranti 1.188 kasus.


Sementara itu, Kabupaten Rokan Hulu mencatat 908 kasus, Rokan Hilir 205 kasus, dan Indragiri Hilir sebanyak 79 kasus.


Meski kasus ISPA tersebar di seluruh wilayah tersebut, Zulkifli menyatakan pelayanan kesehatan masih dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.


Untuk mengantisipasi dampak paparan asap, Dinas Kesehatan Provinsi Riau meningkatkan sejumlah langkah pencegahan dan kesiapsiagaan. Upaya yang dilakukan mencakup pembagian masker secara gratis, penyuluhan kesehatan, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang terdampak.


Selain itu, oksigen konsentrator disiagakan di puskesmas untuk menunjang pelayanan bagi pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan. Tim Medis Darurat atau Emergency Medical Team di setiap puskesmas juga telah diaktifkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan jumlah pasien.


Dinas Kesehatan Riau turut menyiapkan posko darurat yang dilengkapi rumah oksigen dan tempat tidur medis guna mendukung penanganan pasien dengan kebutuhan layanan lebih intensif. Distribusi masker kepada masyarakat juga melibatkan akademisi perguruan tinggi dan organisasi profesi kesehatan.


Zulkifli mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami keluhan kesehatan diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan.


Ia juga menekankan pentingnya perlindungan diri, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap dampak pencemaran udara, seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid.


“Kita juga mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam menanggulangi dampak kesehatan yang diakibatkan polusi udara melalui penerapan protokol kesehatan, khususnya terhadap populasi rentan seperti anak, ibu hamil, orang dengan komorbid atau penyakit penyerta, dan lanjut usia,” kata Zulkifli.


Penggunaan masker yang sesuai juga dianjurkan ketika masyarakat harus beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan partikel polusi udara.


Di sisi lain, tenaga kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan diminta meningkatkan pemantauan terhadap kasus penyakit yang berpotensi berkaitan dengan paparan asap. Hasil pemantauan dan laporan kejadian penyakit harus segera diteruskan kepada Dinas Kesehatan kabupaten/kota.


Gangguan kesehatan yang perlu mendapat perhatian meliputi ISPA, iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit, hingga asma.


“Tenaga kesehatan kita di faskes kita minta untuk segera melaporkan dan memantau kasus kejadian penyakit yang diakibatkan oleh asap seperti ISPA, iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit dan asma ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota,” tutupnya.


Pemerintah mengingatkan masyarakat agar terus memperhatikan perkembangan kualitas udara dan membatasi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi semakin memburuk. Kewaspadaan perlu ditingkatkan bagi kelompok rentan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com