ESC : ( Tutup Form )

LAMR Meranti Telusuri Jejak Pejuang Lokal Lewat Seminar Sejarah


Sabtu, 10  Oktober  2026 - 16:51 WIB

LAMR Meranti Telusuri Jejak Pejuang Lokal Lewat Seminar Sejarah
Foto Berita

KEPULAUAN MERANTI - Upaya mengangkat kembali sejarah perjuangan tokoh daerah menjadi perhatian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti. Melalui seminar sejarah yang digelar di Balai Adat LAMR, Sabtu (10/10/2026), organisasi adat tersebut mengajak berbagai kalangan memperkuat dokumentasi sejarah lokal sekaligus mewariskan nilai kepahlawanan kepada generasi muda.


Seminar bertajuk Paparan Sejarah Pahlawan Kepulauan Meranti itu diikuti guru sejarah, budayawan, serta peserta dari berbagai kalangan. Pembahasan mencakup perjuangan tokoh-tokoh lokal, nilai pengabdian kepada masyarakat, hingga keberadaan situs bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan daerah.


Identitas budaya Melayu turut terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta mengenakan busana Melayu sebagai wujud penghormatan terhadap adat dan tradisi masyarakat Kepulauan Meranti.


Acara dipandu Puan Dra Latifah Setiawaty Kudus yang bertindak sebagai pembawa acara sekaligus moderator. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di bawah pimpinan Puan Hj Nuryaningsih SPd, dilanjutkan pembacaan doa oleh Datuk Ustaz Anasrudin Nur SPd.Gr, serta sambutan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik SSos MSi.


Seminar dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Atan Ibrahim SPd MPd.


Dalam sambutannya, Datuk Atan menyampaikan pandangan pemerintah daerah terkait perlunya menggali dan mencatat sejarah perjuangan tokoh-tokoh setempat. Pelestarian lokasi bersejarah juga menjadi bagian penting agar jejak masa lalu tetap terjaga dan dapat dipelajari oleh masyarakat.


Sejumlah narasumber kemudian menyampaikan materi mengenai perjalanan perjuangan masyarakat Kepulauan Meranti dari berbagai periode sejarah.


Tengku Fadli Fahrudin mengulas perjuangan Temenggung Tebing Tinggi, Tengku Bagoes Sayid Toha, beserta kaum kerabatnya. Pemaparan ini menyoroti peran tokoh-tokoh lokal dalam membentuk perjalanan sejarah masyarakat di wilayah tersebut.


Materi berikutnya disampaikan Ir Edi Sumantri yang membahas perjuangan Datuk Bandar Encik Konel dan Datuk Sri Bijuangsa. Kajian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengetahuan mengenai tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam sejarah daerah.


Sementara itu, Datuk Seri Afrizal Cik SSos MSi memaparkan sejarah para pejuang kemerdekaan dan tempat-tempat bersejarah di Kepulauan Meranti pada masa Revolusi Fisik 1945-1949.


Adapun Datuk Dr H Abu Hanifah MPd mengangkat pentingnya penulisan sejarah daerah dan pemeliharaan ingatan kolektif. Menurutnya, dokumentasi sejarah memiliki peran dalam memperkuat identitas masyarakat serta meneruskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.


Beragam materi yang disampaikan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami lebih jauh peristiwa masa lalu, kiprah para tokoh, serta kontribusi masyarakat daerah dalam perjalanan bangsa.


Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, menegaskan bahwa sejarah perjuangan tokoh lokal merupakan warisan yang harus dirawat. Baginya, sejarah tidak sekadar mencatat kejadian pada masa lampau, tetapi juga menyimpan pelajaran tentang keberanian, pengabdian, keteladanan, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.


Ia menilai nilai-nilai tersebut masih relevan untuk menjadi pedoman bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi perkembangan zaman.


Selain menghimpun kisah perjuangan, penyusunan dokumentasi sejarah juga dinilai dapat mendukung perlindungan situs-situs bersejarah. Dengan pencatatan yang baik, keberadaan lokasi yang memiliki nilai sejarah diharapkan tidak terlupakan akibat perubahan zaman.


“Bagi Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti, penguatan sejarah lokal menjadi bagian dari upaya merawat jati diri masyarakat Melayu sekaligus memperkaya khazanah sejarah nasional,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.


Ia berharap seminar tersebut menjadi langkah awal bagi kegiatan lanjutan, mulai dari pengumpulan sumber sejarah, pengembangan penelitian, hingga penerbitan dokumentasi mengenai perjuangan tokoh-tokoh Kepulauan Meranti.


Menurutnya, keterlibatan guru sejarah dan budayawan dapat membantu memperluas jangkauan informasi sejarah kepada masyarakat. Peran mereka diharapkan turut mendorong pelajar dan generasi muda untuk mengenal tokoh serta peristiwa penting yang pernah terjadi di daerahnya.


“Setelah dikenal luas melalui para guru sejarah dan budayawan, harapan kita semangat perjuangan para tokoh itu dapat menjadi inspirasi generasi muda dalam mengisi pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti yang bermarwah, berbudaya, dan berkemajuan,” harapnya.


Melalui seminar tersebut, LAMR Kepulauan Meranti berharap sejarah perjuangan daerah semakin terdokumentasi, peninggalan bersejarah mendapat perhatian, dan nilai kepahlawanan terus hidup di tengah masyarakat. Langkah ini sekaligus diharapkan memperkuat identitas lokal sebagai bagian dari kekayaan sejarah bangsa.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com