
TANGERANGSELATAN - Insiden ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (14/10/2026) mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.
Kepolisian mengungkapkan, kedua korban meninggal masing-masing merupakan pegawai toko buah yang menyewa ruko di lokasi kejadian dan seorang warga sekitar.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Yuni, membenarkan identitas pekerjaan salah satu korban yang diketahui bernama Riko. Sementara itu, korban lainnya bernama Achmad Tri Prasetyo, yang merupakan warga di sekitar pasar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, sumber ledakan diduga berasal dari ruang pematangan pisang atau ripening room yang berada di area pasar.
Selain menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan belasan orang mengalami luka-luka. Sebanyak 11 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di tiga fasilitas kesehatan, yakni RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati.
Untuk mengungkap penyebab pasti kejadian, aparat kepolisian melanjutkan proses penyelidikan di lokasi. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Imron Ermawan, menyampaikan bahwa tim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan setelah pemeriksaan awal pada malam sebelumnya.
Dalam proses penyelidikan tersebut, polisi turut mengumpulkan rekaman dari 18 kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi. Rekaman itu menjadi salah satu bahan untuk menelusuri rangkaian peristiwa sebelum dan saat ledakan terjadi.
Penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan faktor pemicu ledakan, termasuk kondisi ruang pematangan pisang yang disebut sebagai titik asal kejadian.
Polisi juga terus mendalami bukti-bukti yang ditemukan di lapangan guna menyusun kronologi secara utuh dan mengetahui penyebab insiden yang merenggut dua nyawa tersebut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |