
PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menargetkan sebanyak 2 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2026. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Aep Durohman, mengatakan strategi pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah pengunjung. Pemerintah juga ingin mendorong wisatawan agar menghabiskan lebih banyak waktu dan membelanjakan uangnya di daerah tersebut.
Menurut Aep, Jumat (9/10/2026), durasi kunjungan dan pengeluaran wisatawan menjadi aspek penting agar manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat lokal.
Untuk mendukung pencapaian target, Pemkab Purwakarta memperluas promosi melalui media digital. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan pembuat konten serta berbagai platform yang bergerak di bidang pariwisata.
Meski demikian, promosi dinilai perlu diimbangi dengan pengembangan aktivitas di setiap destinasi. Pengelola wisata didorong mengadakan acara, pertunjukan, dan festival secara berkala untuk menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung.
Selain pemasaran, pemerintah daerah turut menaruh perhatian pada akses menuju destinasi, kelengkapan fasilitas, kebersihan, dan keamanan kawasan wisata.
Kualitas pelayanan dinilai berpengaruh terhadap pengalaman pengunjung selama berada di Purwakarta. Pengalaman yang baik juga berpotensi mendorong promosi secara alami melalui rekomendasi langsung maupun unggahan di media sosial.
Karena itu, peningkatan mutu pelayanan menjadi salah satu bagian dari strategi untuk membangun kepercayaan dan mempertahankan minat wisatawan.
Purwakarta memiliki beragam potensi wisata yang mencakup keindahan alam, atraksi budaya, hingga kegiatan petualangan. Potensi tersebut akan dikembangkan melalui paket perjalanan terpadu yang menghubungkan beberapa destinasi dalam satu kunjungan.
Melalui pendekatan ini, wisatawan diharapkan tidak hanya mendatangi satu objek wisata, tetapi juga menikmati kuliner khas daerah, menyaksikan kegiatan budaya, serta membeli produk usaha kreatif masyarakat.
Pola perjalanan tersebut diharapkan dapat memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM, pengelola destinasi, dan masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Aep menegaskan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan pelaku usaha, komunitas, pengelola desa wisata, serta agen perjalanan agar promosi dan pelayanan berjalan selaras.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pariwisata, sehingga manfaat ekonomi tidak hanya terpusat pada pengelola destinasi tertentu.
Dengan target 2 juta kunjungan pada 2026, Pemkab Purwakarta berupaya mendorong pariwisata yang tidak hanya meningkatkan mobilitas pengunjung, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi lokal dan pendapatan pelaku usaha.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |